Sikapi Dampak Banjir di Jombang Disperta Siapkan Bantuan Benih Padi 25 Kg per Hektar

0
80
Much Rony, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang

Sikapi Dampak Banjir di Jombang Disperta Siapkan Bantuan Benih Padi 25 Kg per Hektar

Jombang, layang.co – Dinas Pertanian menyiapkan bantuan benih sekitar 2 ton lebih untuk membantu petani penggarap yang tanaman padinya mati akibat terendam banjir beberapa waktu lalu.

Bantuan akan disalurkan kepada petani  dengan rincian 25 kilogram per hektar. Sesuai data yang dimiliki Dinas Pertanian luas lahan tanaman padi yang rusak mencapai 85,5 hektar, tersebar pada enam Kecamatan di Kabupaten Jombang.

Seluas 85,5 hektar tanaman padi tersebut rusak terendam banjir saat  musim hujan pada kurun waktu  antara akhir Pebruari hingga  awal Maret lalu.  Lama waktu tergenang banjir berbeda-beda, hingga satu pekan lebih, akibatnya tanaman padi menjadi rusak dan mati.

Kawasan yang mengalami kerusakan sangat parah terjadi di wilayah Kecamatan Ploso dan Kecamatan Kesamben. Meskipun ada tanaman yang masih hidup namun pertumbuhannya tidak normal. Sebagian petani membiarkan tanaman padinya, sebagian lainnya berupaya tanam kembali, menabur benih atau mencari bibit padi dari daera lain.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Much Rony kepada awak media menyampaikan, hasil inventarisasi tim Dinas Pertanian di lapangan menunjukkan, tanaman padi yang mengalami kerusakan bervariasi kondisinya, terjadi pada enam kecamatan mencapai 85,5 hektar.

Kadisperta mennjelaskan, enam kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Peterongan seluas 6,5 hektar dari total sawah yang terendam banjir 72 hektar. Kemudian di Kecamatan Tembelang tanaman padi mati sebanyak 11 hektar dari  luas sawah yang kena banjir sekitar 39 hektar.

Di Kecamatan Kesamben sawah yang tergenang 246 hektar dengan total mengalami kerusakan  26 hektar. Di Kecamatan Kesamben banjir melanda di kawasan Desa Jombatan, Desa Podororo, Desa Kedungbetik, dan Desa Kedungmlati. Empat desa tersebut merupakan muara air hujan dikala musim penghujan, dan langganan banjir.

Di Kecamatan Megaluh tanaman padi yang tergenang air hujan seluas 37 hektar, namun kondisi tanaman masih selamat, tidak mengalami kerusakan parah. Sedangkan di Kecamatan Ploso area sawah yang tergenang banjir 334 hektar,  dari luasan itu tanaman padi yang rusak dan mati seluas 42 hektar.

Selain di wilayah Jombang bagian utara, banjir juga melanda di Kecamatan Perak, merendam tanaman padi seluas 10 hektar, namun tidak sampai menimbulkan kerusakan pada tanaman padi milik petani setempat.

Memperhatikan kondisi tersebut pihak Dinas Pertanian, kata Much Rony, tidak tinggal diam. Pihaknya sudah mengantisipasi melalui program stimulus, memberikan bantuan benih padi 25 kilogram per hektar.

“Dinas Pertanian telah menyiapkan bantuan melalui program stimulus bagi petani, dengan total benih padi lebih dari  2 ton,  dengan rincian 25 kilogram per hektar,” ungkapnya.  (*dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here