Terkait Penyertaan Modal, Pansus Panggil Direktur Aneka Usaha Seger dan Panglungan

0
73
Ketua Pansus Mas'ud Zuremi didampingi Wakil Ketua DPRD saat memipin rapat dengan tim dari dua Perumda, Aneka Usaha Seger dan Perumda Perkebunan Panglungan, Wonosalam.

Terkait Penyertaan Modal, Pansus Panggil Direktur Aneka Usaha Seger dan Panglungan

Jombang, layang.co – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Jombang pasca terbentuk pekan lalu, langsung bergerak memanggil dua Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Seger dan Perumda Perkebunan Panglungan, Wonosalam.

Direktur dua Perumda diminta oleh Pansus untuk menyampaikan pemaparan program kerja unit perusahaan yang dipimpinnya terkait rencana adanya penyertaan modal yang diajukan hingga mencapai puluham miliar bersumber dari APBD Kabupaten Jombang.

Ketua Pansus DPRD Mas’ud Zuremi usai pimpin rapat menjawab awak media, Senin (14/3/2022) mengatakan, pemanggilan ini untuk mengetahui rencana kerja yang akan dilakukan dua Perumda itu sebelum mendapat suntikan modal.

“Kami memanggilnya, untuk mendengarkan paparan dari dua Direktur Perumda. Untuk apa saja modal yang akan diberikan oleh Pemerintah Daerah,” katanya.

Disampaikan Mas’ud, dengar pemaparan ini merupakan langkah awal yang dilakukan Pansus untuk menentukan apakah dua Perumda itu layak mendapat suntikan modal atau sebaliknya.

“Berikutnya diberikan modal atau tidak ya melihat nanti. Yang jelas, tahapan Pansus ini masih sangat panjang,” ungkapnya.

Dipaparkan oleh Direkturnya, rencana kerja Aneka Usaha Seger akan melakukan pengembangan usahanya, tidak hanya dibidang kesehatan dan percetakan. Dari hasil rapat, diketahui, usaha percetakan di Aneka Usaha Seger tidak berjalan alias mati/macet. Dikarenakan peralatan yang dimiliki sudah usang.

“Kebutuhan modal nanti juga akan digunakan untuk membeli peralatan percetakan yang baru,” ungkap Mas’ud politikus dari Partai PKB ini.

Sedangkan untuk Panglungan, kata Mas’ud, dari modal tersebut akan digunakan untuk menggantikan pohon-pohon yang mati atau sudah tidak produktif.

“Selain itu juga untuk pengembangan infrastruktur, menuju usaha pariwisata, ekoturism,” katanya.

Pansus tidak hanya mendengar paparan yang telah disampaikan, atas rencana modal yang akan diberikan. Akan tetapi, Pansus juga melihat kondisi kesehatan manajerial organisasi dalam perusahaan itu.

Untuk itu, Pansus juga akan meminta agar tim audit memberikan laporan keuangan dari perusahaan tersebut. “Tentu kami juga melihat hasil laporan dari tim audit,” tandasnya.

Diutarakan oleh Ketua Pansus, penyertaan modal Aneka Usaha Seger meminta modal sebesar Rp 13 miliar dan Panglungan sebesar Rp 7,9 miliar.

“Dana itu nanti dibagikan selama lima tahun,  paling satu tahun masing-masing Rp 1 miliar- Rp 2 miliar. Jadi, kerja Pansus masih panjang untuk melakukan kontrol dua perusahaan ini,” pungkas Mas’ud yang juga Ketua DPRD Kabupaten Jombang ini.

Sementara M Nasir Direktur Aneka Usaha Seger mengatakan, rapat dengan Pansus DPRD, ia diminta untuk melakukan paparan kembali.

“Masih belum ada perkembangan terkait penyertaan modal. Kami diminta melakukan paparan lagi seperti dulu,” katanya saat dikonfirmasi usai mengikuti rapat di ruang paripurna DPRD Jombang.

Disampaikan Nasir, informasi serupa juga sudah pernah disampaikan ketika  melakukan paparan dengan Bapemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah) DPRD Jombang.

“Ini kan Pansus, yang juga baru dibentuk. Jadi ingin mengetahui paparan kami sebelum dilakukan penyertaan modal,” terangnya.

Dipaparkan Nasir, penyertaan modal yang ia ajukan sebesar Rp 13 miliar. Tapi itu tidak langsung diberikan. “Ya untuk tahun pertama ini sebesar Rp 2,8 miliar untuk peralatan. Sisannya untuk pengembangan usaha,” terang Nasir. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here