Rektor UNWAHA Dorong Mahasiswa Berprestasi di Berbagai Bidang

0
121
Rektor UNWAHA, Dr. H. Anton Muhibbudin MP

Rektor UNWAHA Dorong Mahasiswa Berprestasi di Berbagai Bidang

Jombang, layang.co – Rektor Universitas KH A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, Dr. H. Anton Muhibbudin MP mendorong seluruh mahasiswa  untuk mengukir prestasi di segala bidang baik akademik maupun non akademik.

Prestasi itu, utamanya berbasis bea siswa, mengingat di UNWAHA memiliki beragam bea siswa dari berbagai sumber dan sponsor, baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Untuk mendapatkan bea siswa, mahasiswa UNWAHA membutuhkan persiapan yang tidak mudah, butuh rekam prestasi, mereka bersaing dengan mahasiswa lainnya berlomba-lomba mendapatkan beasiswa,” ucapnya.

Hal ini disampaikan oleh Dr. H Anton Muhibuddin MP ketika berbincang dengan awak media  di Kampus UNWAHA,  Jalan Garuda Nomor 9 Tambakrejo, Desa  Tambakberas, Kecamatan Jombang, Jumat (11/3/2022).

Disampaikan Rektor  Anton, Kampus UNWAHA memiliki berbagai beasiswa, diantaranya beasiswa Tahfid Qur’an, Beasiswa KIP, Beasiswa Bidik Misi dan Beasiswa NU.

Oleh karena itu, Rektor terus mendorong mahasiswa tidak hanya belajar di kampus saja, tetapi juga untuk meningkatkan kapasitas diri dan meraih prestasi di berbagai bidang, apalagi kesempatan tersebut didukung dengan adanya program belajar ke luar negeri, agar bermanfaat untuk masa depannya, setidaknya untuk pengembangan diri dalam menjalani kehidupan setelah wisuda.

“Kampus UNWAHA, sejauh ini mahasiswanya dikirim ke kampus jaringan luar negeri diantaranya Malaysia dan Korea,” ungkapnya.

Menurut Anton, Beasiswa Tahfid Qur’an untuk penghafal 15 juz gratis, kalau standard nasional S1 biayanya sekitar 28 sampai 50 juta rupiah sampai lulus, beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar), beasiswa bidikmisi, beasiswa sponsor dari Jepang, Thailand dan lainya untuk kuliah di sana meskipun tidak full, yang artinya mereka masih harus bayar 5 juta.

“Bayar lima juta itu juga mereka dapatkan dari tabungan beasiswa yang mereka dapatkan sebelumnya. Dengan 5 juta sudah termasuk tiket pesawat, biaya hidup 2 bulan, biaya sekolah, dan tempat tinggal gratis,” beber Rektor.

Sedangkan biasiswa NU yakni mahasiswa hanya membayar kuliah 8 juta dari standar nasional pembayaran kuliah sampai lulus 28 sampai 50 juta. Beasiswa NU merupakan beasiswa yang paling dominan, satu tahunnya bisa sampai 500 mahasiswa yang mendapat beasiswa, tuturnya.

Untuk mahasiswa yang sudah lulus dan ingin melanjutkan kuliah S2 memang kita akan tetap mengarahkan mahasiswa ke kampus-kampus yang mereka bisa mendapatkan beasiswa terutama di kampus-kampus luar negeri seperti Malaysia dan Korea.

Sementara itu, Rektor juga mempunyai prestasi – prestasi, diantaranya menjadi doktor termuda di usia 26 tahun, Rektor termuda di Indonesia di kampus STIPER Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Kalimantan Timur di usia 24, pada tahun 2001, Sedangkan di tahun 2014 menjadi presiden ilmuwan bidang mikrobiologi se-Asia yang berada di lembaga JSPS (Japan Society for the Promotion of Science).

Selain itu, juga menjadi Ketua ADRI (Ahli Dosen RI), seluruh Indonesia sejak tahun 2015 sampai sekarang, sebagai dewan pakar ikatan sarjana NU, dan sebagai dewan pakar himpunan pengusaha Nahdliyyin, serta pembinaan LBH  (lembaga bantuan hukum) Nusantara, urainya. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here