Bupati Jombang Hadiri Musrenbang Kecamatan Kesamben dan Sumobito Ini yang Disampaikan

0
100
Bupati Jombang Hj Mundijdah Wahab menyampaikan sambutan pada Musrenbang RKPD di Kecamatan Kesamben dan Kecamatan Sumobito.

Bupati Jombang Hadiri Musrenbang Kecamatan Kesamben dan Sumobito Ini yang Disampaikan

Jombang, layang.co  – Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab pada Senin, (31/1/2022) hadir pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 di Kantor Kecamatan Kesamben dan Kecamatan Sumobito.

Musrenbang, merupakan salah satu amanah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Yaitu, dalam menyusun RKPD, melibatkan semua elemen pembangunan, mulai dari Desa, Kecamatan sampai Kabupaten.

Dalam setiap kesempatan Musrenbang  Kecamatan Bupati Jombang maupun perwakilan DPRD Kabupaten Jombang yang hadir, dalam sambutannya selalu memaparkan dan menekankan pentingnya masyarakat mengetahui bagaimana proses sebuah usulan perencanaan hingga disetujui untuk dilaksanakan.

Hal ini menjawab pertanyaan masyarakat terkait usulan usulan yang dibawa ditingkat Musyawarah Desa, hingga dibawa ke Kecamatan dan ke Kabupaten tidak selalu dapat diakomodir. Terlebih lagi pembangunan Infrastruktur jalan yang saat ini perlu perawatan dan penanganan.

“Prosesnya sangat panjang dan semua usulan harus disesuaikan dengan skala prioritas serta kondisi keuangan. Tidak seperti membalikkan telapak tangan. Terlebih lagi adanya pandemi Covid-19, dan banyaknya program yang sama-sama penting untuk diusulkan. Oleh karenanya tidak seluruh usulan dapat disetujui dan disahkan, terlebih lagi adanya refocusing anggaran”, tutur Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas’ud Zuremi saat sambutan di Musrenbang Kecamatan Sumobito.

Mas’ud Zuremi, warga Kecamatan Sumobito, yang juga Ketua DPRD Kabupaten Jombang menyampaikan sambutan dalam kesempatan Musrenbang Kecamatan Sumobito.

Harapannya jalan yang rusak dapat segera dilakukan perbaikan. Pun demikian dengan apa yang disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Jombang Dapil VI, Miftahul Huda, saat sambutan di Kecamatan Kesamben.

Mas’ud Zuremi menjelaskan bagaimana proses perjalanan usulan yang dibawa mulai dari Musyawarah Desa, dibawa ke Kecamatan dan selanjutnya ke Kabupaten yang telah disinergikan di tingkat Kabupaten akan disesuaikan dengan skala prioritas dan kondisi keuangan.

Setelah masuk dalam pembahasan apakah nantinya masuk dalam penganggaran murni APBD, atau PAK, atau masuk ke Provinsi, melalui DAK/DAU atau oleh Provinsi diusulkan ke tingkat Pusat.

Prosesnya sangat panjang, sampai pada akhirnya dituangkan dalam nota Bupati untuk dilakukan pembahasan di Rapat Paripurna. Selanjutnya setelah disetujui dan ditetapkan, diserahkan ke  Gubernur untuk dievaluasi. Jika ada revisi harus dibahas lagi, jika tidak segera mendapat nomer registrasi, paparnya.

“Jadi saya berharap semua memahami, baik Kepala Desa juga seluruh masyarakat. Apalagi banyak yang harus ditangani oleh Pemerintah bukan hanya persoalan infrastruktur. Apalagi adanya pandemi anggaran harus direfocusing. Kita semua harus tetap optimis dalam mengajukan usulan usulan yang bermanfaat bagi masyarakat. Jika tahun ini belum dapat di akomodir, tetap ajukan lagi,” tandas Mas’ud Zuremi Ketua DPRD Kabupaten Jombang.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab juga menegaskan dalam sambutannya bahwa  usulan perbaikan jalan terus diajukan. Saat ini kita juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Kementerian PUPR untuk perbaikan jalan-jalan yang rusak dan berlubang.

Sejak 2019, kita sudah membangun dan memperbaiki 159,86 kilometer. Pembangunan jalan, akan terus kita lanjutkan dan untuk percepatan. Namun Bapak Ibu, kita semua tahu bahwa penyebab jalan rusak bermacam-macam. Selain tergerus air dan kualitas bangunan aspal, muatan kendaraan yang berlebihan juga menjadi penyebab jalan rusak. Jalan desa, seharusnya tidak dilewati truck dengan beban berat, juga jalan-jalan Kabupaten juga harus memperhatikan kapasitas muatan, jangan mengangkut barang melebihi ketentuan.

Bupati bersama Forpimcam Kecamatan Kesamben, didampingi Anggota DPRD dari Kesamben, Miftakhul Hudah (kanan).

“Mari kita saling mengingatkan, untuk saling menjaga asset kita bersama. Dan kita manfaatkan secara bersama-sama”, tutur Bupati Jombang dalam sambutannya.

Dalam hal ini apabila ada kerusakan jalan itu ada pembagian kewenangannya. Tidak serta merta semua adalah urusan Kabupaten. Ada jalan yang menjadi kewenangan Pusat, Provinsi, Kabupaten. Hal ini harus di pahami oleh masyarakat, tambahnya.

Bupati Mundjidah Wahab juga mencontohkan bagaimana proses pembangunan Jembatan Ploso yang juga melalui proses yang cukup lama. Pemerintah Kabupaten Jombang sejak 2010 telah mengusulkan pembangunan Jembatan Ploso pada Pemerintah Pusat. Namun dengan dorongan yang kuat, usulan tersebut akhirnya mulai dilaksanakan dan di tahun 2022, fisik telah selesai seratus persen.

“Yang menjadi prioritas usulan Kabupaten Jombang ketingkat Pusat adalah  pembangunan Jembatan Ploso. Akses jembatan ini guna mendukung berkembangnya kawasan industri di Utara Brantas. Serta untuk mengurai kemacetan. Proyek yang menghabiskan anggaran 114 M ini dilaksanakan secara sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jombang yang membiayai pembebasan lahan. Provinsi Jawa Timur juga Pemerintah Pusat. Kita terus dorong dan kawal hingga akhirnya tahun 2022 ini semoga dapat diresmikan oleh Presiden Jokowi Widodo”, tuturnya.

Disebutkan juga oleh Bupati usulan yang lain adalah pembangunan Pasar Tradisional Citra Niaga. Pembangunan Stadion skala nasional. “Saya juga terus mendorong untuk dapat segera dibangun Gedung Kesenian”, ungkap Bupati.

Mengakhiri sambutannya Bupati menyampaikan, ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh Pemerintahan Desa, bersama seluruh masyarakat Kabupaten Jombang. Semoga apa yang kita lakukan menjadi kerja baik, amal baik yang dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat diterima oleh Alloh SWT. Bupati juga berharap Forum Musrenbang  dapat menghasilkan masukan, usulan maupun saran-saran yang strategis untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik.

Sebagaimana disiarkan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang, hadir pada Musrenbang di Kantor Kecamatan Kesamben diantaranya Pimpinan/Anggota DPRD Kabupaten Jombang, Asisten  dan Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang; Camat dan Forkopimcam setempat; tokoh agama dan tokoh masyarakat; perwakilan dari organisasi perempuan dan kemasyarakatan (Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, PKK); para kepala desa, delegasi Desa, kepala UPTD,  dan Kepala Sekolah. (*/dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here