BMI Komitmen Jaga Kebiasaan Baru Temu Kangen dan Pembibitan Atlet Catur

0
183
Kebiasaan Batu Temu Kangen Komunitas Catur dan Bocah Calon Atlet Catur di Kantor Sekretariat DPC Partai Demokrat, Jln WR Supratman No 15 Jombang.

BMI Komitmen Jaga Kebiasaan Baru Temu Kangen dan Pembibitan Atlet Catur

Jombang, layang.co – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bintang Muda Indonesia (BMI), sayap organisasi Partai Demokrat Kabupaten Jombang berupaya komitmen menjaga silaturahmi, “Temu Kangen Komunitas Catur” se-Kabupaten Jombang, sembari pembibitan atlet.

Kegiatan itu dilaksanakan BMI bersama Yayasan Madinatul Ulum dan DPC  Partai Demokrat Kabupaten Jombang serta Klub Catur Pionmas, anggota Cabor PERCASI Jombang.

Sekretaris BMI, Nurul Mujizatul  Haliza menyampaikan, kegiatan dipusatkan  di Kantor DPC Partai Demokrat, Jalan WR Supratman Nomor 15 Jombang, mulai Sabtu pukul 19.00 WIB untuk babak 1-2.

“Memasuki babak 3 dilanjutkan Minggu (9/1/22), mulai pukul 09.30 WIB- selesai,” ujarnya.

Meski hanya sparing, katanya, namun pertandingan tetap dijalankan secara professional sesuai aturan yang berlaku, yakni menggunakan pertandingan Sistem Swiss Manager. Tujuannya, untuk menentukan level, peringkat kemenangan antar pemain.

“Demikian pula bagi atlet pemula atau anak-anak, karena sebagian tujuannya adalah untuk pembibitan atlet. Penerapan sistem ini agar menjadi kebiasaan baru,” tandas Liza.

Menggunakan Pertandingan Sistim Swiss Manager tersebut,  aplikasi yang memasangkan. Jadi Wasit tidak bisa menentukan siapa antar siapa mendapatkan lawan tanding siapa. “Yang menentukan sistem, sehingga dengan cara ini pertandingan fairplay,” tambahnya.

Dikarenakan, sudah menjadi Kebiasaan Baru Temu Kangen Kumintas Catur di Sekretariat DPC Partai Demokrat, sehingga M Syarif Hidayatullah Ketua DPC Partai Demokrat Jombang selalu aktif menyaksikan dan mengawal jalannya kegiatan.

Menurut pengamatannya, setiap pasangan pemain setidaknya butuh waktu 20 menit setiap langkah (untuk mengakhiri pertandingan) menggunakan Pairing Sistim Swiss Manager.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini, karena untuk semua orang, apalagi tanpa dibatasi usia dan pemain non master. Semoga terlahir atlet handal terlatih, melalui kegiatan ini,” papar M Syarif Hidayatullah yang akrab dipannggil Gus Sentot ini.

Tanggapan serupa juga muncul dari Ubaidurrochman dari Yayasan Madinatul Ulum. Melalui kegiatan ini, ia berharap olahraga catur terus berkembangan.

“Dahulu di Kabupaten Jombang ada yang berhasil meraih gelar master. Untuk itu melalui Temu Kangen Kebiasaan Baru Catur,  mampu melahirkan dan mengembangkan olahraga catur hingga ada yang bisa menyandang master,” harap lelaki yang akrab dipanggil Ubed.

Hasil akhir kegiatan tersebut, peringkat 1 diraih Mbah Ran, peringkat 2 atas nama Cak Mat peringkat 3 Dimas, peringkat 4 oleh Cipin, peringkat 5 oleh Hudi. (*dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here