Malam Tahun Baru Akses Nuju Kota Jombang Ditutup

0
188
Kepala Dinas Perhubungan DLLAJ Kabupaten Jombang Hartono (photo kanan) dan lalu lintas simpang empat traficlight Jl Gus Dur, Jombang, Senin (27/12/2021).

Malam Tahun Baru Akses Nuju Kota Jombang Ditutup

Jombang, layang.co – Guna antisipasi kerumunan masa dan menyikapi gojalak pandemic Covid-19 di  Kabupaten Jombang, khususnya di pusat kota, Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Jombang akan bersinergi rekayasa jalur lalu lintas menuju Kota Jombang.

“Tahun Baru merupakan momentum menarik untuk dimeriahkan. Namun untuk menghindari  kerumunan masa karena suasana pendemi Covid-19 belum berakhir, dan antisipasi kemunginan hal kurang baik, kami akan menutup akses nuju jalan utama,” kata Hartono Kepala Dinas Perhubungan  DLLAJ Kabupaten Jombang, Senin (27/12/2021).

Menurutnya, penutupan jalur dan akses masuk kota dilaksanakan di beberapa titik. Diantaranya menuju jalan Wahid Hasyim, jalur meliputi jalan Kemuning, akses ke kota melalui jalan Gus Dur dan akses jalan lain untuk menuju kota Jombang.

“Nantinya setiap titik akan dijaga oleh beberapa anggota Dishub dan anggota Satlantas Kabupaten Jombang,” tandasnya.

Selain itu, tambahnya, berdasarkan kebijakan Kemendagri, untuk sementara alun-alun Jombang ditutup dan disterilisasi dari aktifitas kerumunan masa. Penutupan akan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, hari Jum’at (31/12/2021) sampai tanggal 1 Januari 2022. “Seiring itu, kami akan terlebih dahulu koordinasi dengan pihak Satlantas,” terangnya.

“Kendaraan umum seperti bus, bus pariwisata, maupun kendaraan lain juga tidak diperbolehkan memasuki wilayah kota, pada saat menjelang malam pergantian tahun 2021 ke 2022 mendatang,” pintanya.

Akan tetapi, terdapat pengecualian bagi kendaraan yang dirasa emergency, seperti ambulance atau mobil layanan public lainnya, seperti kendaraan patroli yang memang dirasa sangat urgen kepentingannya.

Bagi warga wilayah kota sendiri  masih diperbolehkan masuk dan beraktivitas normal dengan tetap menjaga prokes, akan tetapi dengan ketentuan memang warga asli wilayah kota. Hal ini dibuktikan dengan pengecekan alamat di KTP (Kartu Tanda Penduduk) tertera.

Untuk tetap memberikan kenyaman bagi publik, imbuhnya, Dinas yang ada dibawah koordinasinya akan tetap menyalakan lampu penerangan jalan umum (PJU).  (ra/dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here