Askab PSSI Jombang Gelar Course “D “ License untuk Lahirkan Pemain  Handal

0
162
Peserta Course "D" License Askab PSSI Jombang photo bersama mengikuti kegiatan patuh protokol kesehatan Covid-19 di ruang rapat KONI Kabupaten Jombang, GOR Merdeka, Kamis (23/12/2021).

Askab PSSI Jombang Gelar Course “D “ License untuk Lahirkan Pemain  Handal

Jombang, layang..co – Asosiasi Kabupaten PSSI Jombang tanggal 23-28 Desember 2021 menggelar Course “D” License untuk melahirkan pemain sepak bola handal, memiliki masa depan bagus dan bisa menjadi pemain nasional, profesional.

Acara yang dibuka oleh Sekretaris Disporapar Kabupaten Jombang Dra Yulita Purwaningsih, MM mewakili Kepala Disporapar Drs Bambang Nurwijanto, M.Si diikuti 30 orang peserta, bertempat di ruang rapat KONI Kabupaten Jombang, GOR Merdeka. Acara dipandu Sekretaris Askab PSSI Jombang Sutyo Praftomo, dihadiri Heru Ariwanto, Ketua Umum KONI Kabupaten Jombang, Exco PSSI Suharto, S.Sos, ST, dan Exco Santoso Gozali, M.Pd, serta instruktur Marwal Iskandar dari PSSI Pusat.

Santoso Gozali  dalam kesempatan tersebut mengajak dan mengingatkan peserta untuk bisa serius mengikuti kegiatan hingga akhir. Ilmu yang disampaikan instruktur akan sangat bermanfaat, dalam menambah skill pelatih yang selama ini telah berjibaku dalam dunia olahraga sepak bola usia dini.

Menurut Santoso, Curse License D merupakan legalitas status kepelatihan dasar. Pelatih license D ini ibarat, seorang bidan, yang menangani  pemain sepak bola baru lahir. Atau pelatih yang melahirkan seorang pemain pemula, karena wilayah kerja pelatih license D, berada di lingkup Sekolah Sepak Bola (SSB).

“Seorang pelatih license D harus memahami filosofi sepak bola Indonesia. Harus dekat dengan pemain. Ibarat anak belum bisa memakai sepatu, pelatihlah yang harus ngajarinya. Semoga melalui curse D lincense ini akan melahirkan pemain muda berbakat yang handal hingga menjadi tim nasional lahir dari Jombang,”  harap Santoso Gozali, tokoh sepak bola di Jombang ini.

Yulita Pruwaningsih dalam sambutannya berharap hasil mengikuti kegiatan Curse D License ini pelatih bisa menumbuhkembangkan potensi olahraga sepak bola di Kabupaten Jombang. Menjadi bidan olahraga yang lihai, bisa membaca dan memanfaatkan potensi para pemain sehingga bisa lahir pemain bola yang bagus dari Kabupaten Jombang.

Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui olahraga butuh waktu, biaya dan enegeri tidak sedikit. Olahraga merupakan bagian penting jati diri bangsa, menunjukkan prestasi terbaik akan  membawa naik baik negara , mengkumandankan lagu kebangsaan dan bendera pusaka Indonesia.

“Semoga dari kerja keras pelatih license D, akan terlahir pemain bintang sepak bola. Insya Allah dari 1,3 juta  penduduk Kabupaten Jombang  akan muncul pemain sepak bola level nasional  hingga internasional,”  harap Yulita Purwaningsih.

Diskusi sebelum menyampaikan  materi, Marwal Iskandar, intruktur berlince A-AFC   mengatakan materi  yang akan diberikan diantaranya meliputi cara bermain  sepak bola yang benar. Cara itu diawali bersama peserta Kamis (23/12/2021) pukul 07.00 WIB instruktur telah praktik bermain sepak bola di Stadion Merdeka Jombang.

Selain praktik lapangan juga diberikan teori melatih sepak bola yang baik, kurikulum berdasarkan filosofi sepak bola Indonesia, yang mengedepankan karakter olahraga Indonesia. Seperti pada  usia 6-9 tahun tahap familimiar (pengenalan) sepak bola, usia 10-13 tahap pengenalan skill bermain bola, usia 14-17 tahap pengembangan potensi bakat pemain.

“Kualitas pemain baik tercipta dari kualitas pelatih yang baik pula. Harus dipahami, melatih sekarang hasilnya baru bisa diketahui, sedikitnya 10 tahun mendatang,” tandas instruktur asal dari Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan yang syarat pengalaman sebagai pemain sepak bola nasional tahun 1990-an ini.

Marwal Iskandar juga berpesan agar lembaga SSB bisa diafiliasi statusnya secara hukum, dengan struktur pengurusan sesuai AD/ART PSSI, agar mendapat perhatian dan bantuan biaya atau fasilitas sarana pembinaan sepak bola, dari pemerintah, agar tidak mengandalkan proposal bantuan ke pihak yang tertentu.

“Saya sangat bangga menyaksikan sinergitas antara PSSI, KONI dan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Jombang, mendukung kegiatan ini. Sinergi serupa ini sangat jarang saya temui, semoga membuahkan hasil dan pembinaan sepak bola di Jombang makin bisa berkembang,” tukasnya. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here