Penyerahan Bantuan di Hari Disabilitas, Bupati Ajak Hilangkan Stigma dan Bangun Kesamaan Kemandirian

0
143
Bupati Hj Mundjidah Wahab didampingi Kepala Dinas Sosial, Hari Purnomo (biru/kiri) menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas dalam kaitan Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Jum'at (3/12/2021)..

Penyerahan Bantuan di Hari Disabilitas, Bupati Ajak Hilangkan Stigma dan Bangun Kesamaan Kemandirian

Jombang, layang.co – Peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun 2021, Jum’at (3/12/2021) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang disabilitas. Menghilangkan stigma terhadap penyandang disabilitas dan memberikan sokongan untuk meningkatkan kemandirian serta kesamaan hak dalam berbagai aspek kehidupan.

“Marilah kita jadikan peringatan ini sebagai momentum bagi kita semua untuk lebih peduli kepada saudara-saudara kita penyandang disabilitas”, tutur Bupati Mundjidah Wahab mengawali sambutannya.

Peringatan dilakukan secara sederhana Audiensi Bupati Jombang dengan Penyandang Disabilitas dalam di ruang Swagata, Pendopo Kabupaten Jombang. Mendampingi Bupati Kepala Dinas Sosial, Staf Ahli dan Sekretaris Bappeda Kabupaten, bersama Komunitas Penyandang Disabilitas ditandai pemotongan tumpeng serta menyerahkan bantuan sosial dan penghargaan.

”Kepemimpinan dan Partisipasi Penyandang Disabilitas Menuju Tatanan Dunia yang Inklusif, Aksesibel dan Berkelanjutan Pasca Covid-19″. Merupakan tema peringatan hari disabilitas tahun 2021. Kemensos memperkuat pembentukan lingkungan inklusif dan aksesibel bagi penyandang disabilitas.

Sodikul Amin, Ketua NPC (National Paralympic Comite) Kabupaten Jombang menerima penghargaan dari Bupati.

Keberpihakan kepada penyandang disabilitas dilakukan Kemensos dengan memperkuat tiga strategi. Yakni memperkuat lingkungan yang inklusif, mengurangi ketidaksetaraan, dan menumbuhkan kepemimpinan dari penyandang disabilitas.

“Lingkungan yang inklusif diperlukan agar penyandang disabilitas dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang kehidupan,” papar Bupati Jombang.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun 2021 ini harus menjadi momentum untuk memastikan dimana pun berada, lingkungan tersebut harus ramah terhadap penyandang disabilitas. Lingkungan yang ramah dan memberikan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, diharapkan tidak hanya terus diperluas di ranah publik. Namun juga tidak kalah penting di bidang hak konstitusional warga negara, seperti pendidikan.

Tidak kalah penting, Kemensos bersama lembaga lain dan masyarakat luas, terus mendorong dan memperkuat ruang untuk tumbuh kembangnya kepemimpinan dari generasi muda penyandang disabilitas. Hal ini sebagai bentuk pengakuan prinsip kesetaraan bahwa penyandang disabilitas merupakan elemen aktif dari berbagai proses pengambilan keputusan.

Hari Disabilitas diperingati untuk mengingat kembali bahwa penyandang disabilitas memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan masyarakat yang memiliki fisik yang sempurna. “Penyandang disabilitas berhak untuk mendapat perhatian dan penghormatan tanpa membedakan suku, agama maupun ras,” tandas Bupati.

Di samping itu, kami meminta kepada OPD terkait dan stakeholder lainnya untuk terus bersinergi demi memberikan kontribusi bagi kesejahteraan penyandang disabilitas.

Bupati Mundjidah Wahab berharap dengan adanya Peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun 2021 di Kabupaten Jombang, dapat meningkatkan pemahaman dan kepedulian semua pihak dalam peran serta upaya perlindungan dan kesejahteraan penyandang disabilitas.

Membangun  kepedulian seluruh unsur masyarakat bagi perwujudan kesetaraan dan kesejahteraan penyandang disabilitas, mensosialisasikan upaya-upaya pemberdayaan penyandang disabilitas di segala bidang kehidupan, pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, serta menyalurkan dan mengembangkan minat bakat para penyandang disabilitas di bidang seni dan keterampilan untuk dapat ditampilkan di depan masyarakat.

Selain itu menumbuhkembangkan rasa percaya diri dan harga diri para penyandang disabilitas, mendorong semua pihak untuk ikut serta dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial bagi para penyandang disabilitas.

Kita ingin mewujudkan masyarakat inklusi, tangguh dan berkelanjutan. Kita akan memberikan ruang kepada saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Saya berharap agar seluruh perkantoran, dunia usaha, dan pelayanan publik, memiliki sarana prasarana yang ramah pada aksesibilitas. “Mari kita saling bahu membahu bergandeng tangan mewujudkan semua itu,” pintanya.

Tak lupa ucapan terima kasih saya sampaikan kepada semua pihak yang telah berkenan berpartisipasi aktif membantu dan memfasilitasi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Dengan menghadiri kegiatan ini, berada di tengah-tengah mereka, berbagi rasa, dan saling bergandeng tangan, semoga akan semakin melembutkan hati kita.

Perayaan Hari Disabilitas Internasional tahun 2021 merupakan saat tepat untuk beraksi dan bekerja. Peringatan ini menjadi momentum penting Pemerintah Kabupaten Jombang untuk mengambil kebijakan publik, menunjukkan kepedulian terhadap penyandang disabilitas.

Saat Audiensi, salah satu dari perwakilan Komunitas Penyandang Disabilitas menyampaikan kepada Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, bahwa dengan keterbatasannya pekerjaan non formal yang dilakukannya dapat diberikan akses dengan perbankan.

Bupati Mundjidah Wahab berjanji melalui Dinas Sosial yang akan bersinergi dengan Bank Jombang akan memfasilitasi para penyandang Disabilitas yang bersemangat, bekerja keras dan berinovasi dalam setiap bidang yang ditekuni masing-masing, agar dapat meraih kesuksesan.

“Bank Jombang ada pinjaman Kurda, melalui Dinas Sosial nanti akan memfasilitasi penyandang Disabilitas untuk memberikan bantuan dan kemudahan  mendapatkan akses perbankan”, pungkas Bupati Mundjidah Wahab.

“Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Jombang sejak tahun anggaran 2021 melalui Anggaran Berkadang 200 juta, Desa bisa mengalokasikan anggaran untuk membantu Penyandang Disabilitas berupa alat bantu baik kursi roda, kruk maupun alat dengar.

Khusus dalam rangka Hari Disabilitas ini Pemkab Jombang melalui APBD memberikan santunan untuk 900 lebih penyandang disabilitas masing masing senilai Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah) yang akan disalurkan pertengahan Desember,” tambah Hari Purnomo, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang.

Mereka yang hadir dan menerima penghargaan diantaranya:Adib Sumarsono, Ketua PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia). Moh. Sulistyono, Ketua IPC Kabupaten Jombang (Ikatan Penyandang Cacat). Ida Coryati, Ketua Pertuni  Kabupaten Jombang (Persatuan Tuna Netra indonesia).Risky Febtugi, Ketua Gerkatin Kabupaten Jombang (Gerakan Tuna Rungu Indonesia).Slamet Budiono, Ketua DMI Kabupaten Jombang (Disabilitas Motorik Indonesia).Stella Anggraini, Ketua KVDJ Kabupaten Jombang (Komunitas Volunteer Disabilitas Jombang).Faizuddin FM, Ketua LBHAM Kabupaten Jombang ( Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia).Moh. Amin, Ketua NPC Kabupaten Jombang (National Paralympic Commitee). (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here