SMKN 1 Jombang, Tetap Ukir Prestasi di Masa Pandemi

0
241
Drs H Supriyadi, M.Kes (foto kanan) Kepala Sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Jombang, dengan ikon penampakan halam depan sekolah.

SMKN 1 Jombang, Tetap Ukir Prestasi di Masa Pandemi

http//:layang.co – INILAH, sebagian kesan sekolah kejuruan negeri favorit di Kabupaten Jombang. Betapa tidak, meski dalam suasana pandemi Covid-19 melanda, etos dan kinerja civitas sekolah yang berada di Jl Dr Sutomo ini terus menggelinding. Tetap sregep ukir prestasi.

Bahkan, rekam prestasi yang diukir cukup variatif. Baik atas aktivitas para siswa-siswi maupun kombinasi kerja sama dan kerja keras tim administrasi sekolah, yang dulu di kenal SMEA (Sekolah Menengah Ekonomi Atas) ini.

Drs H Supriyadi,  M.Kes  Kepala Sekolah SMK Negeri 1 saat berbincang dengan awak media ini, Jum’at (26/11/2021) usai mengikuti upacara memperingati Hari Guru Nasional di lapangan sekolahnya ini mengatakan, penghargaan yang dikeleksi diantaranya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, memperoleh Kategori Inovasi Perpustakaan Berbagsis Digital.

“Perpustakaan digital tersebut bisa diakses oleh siapapun, bukan hanya oleh siswa-siswi SMKN 1 Jombang saja, tetapi juga masyarakat luas selagi mengetahui dan memiliki paswordnya,” katanya.

Menurutnya, SMKN 1 Jombang merupakan sekolah yang sangat unggul diberbagai bidang pendidikan dan pengajaranya. Hal ini dibuktikan dengan jumlah siswa yang mencapai 1.806 putra-putri. Ini terbukti bahwa SMKN 1 Jombang benar-benar unggul, favorit sehingga menjadi pilihan orang tua maupun calon siswa, pada tahun ajaran baru.

“Salah satu prestasi siswa yang sangat membanggakan diantara, sebagai juara design dan grafis untuk tingkat nasional,” ungkap Supriyadi yang sempat menjadi Kasek SMK Negeri 1 Mojoagung ini.

Walaupun dengan kondisi pandemi Covid-19, semangat SMKN 1 Jombang tetap dapat memberikan kontribusi dan meraih penghargaan.

Menyikapi suasana pandemic, sebagaimana diintruksikan kementrian pendidikan, sistem pembelajaran dilakukan dengan cara pembagian shif dan menghadirkan siswa secara terbatas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan pencegahan penyebaran virus Covid-19, agar di lingkup SMKN 1 Jombang tidak muncul klaster baru.

Pembelajaran yang dilakukan oleh SMKN 1 Jombang lebih mengarah kepada praktiknya. Hal ini ditunjang dengan frekwensi belajar tatap muka, setidaknya 2-3 pertemuan dalam satu pecan. Tindakan ini agar para siswa lebih siap dan matang dalam praktiknya.

“SMKN 1 Jombang memilik 6 jurusan yang bisa dipilih. Antara lain: BDP (Bisnis Daring dan Pemasaran), Perbankan, Akuntansi, Perhotelan, Multimedia dan Otomatisasi Perkantoran,” ungkapnya.

Seluruh jurusan yang ada memiliki keunggulan masing-masing. Namun, sejauh ini seluruhnya tetap bagus, meskipun belakangan ini jurusan multimedia dan akuntansi paling banyak diminati.

Tidak hanya itu, untuk kegiatan prakering sejauh ini tetap kami jalankan namun tetap dengan pengkondisian.  Seperti apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan terkait untuk bisa mengetahui perlu tidaknya dilakukan prakering, yang pasti juga sesuai protokol kesehatan.

“Secara sistematis di SMKN 1 Jombang, penerapan merdeka belajar diterapkan dalam bentuk pemberian tugas, berupa job site (petunjuk pelaksanaan pekerjaan yang berbasis proyek) yang dilengkapi dengan fasilitas out door seperti gazebo,” imbuhnya.

Harapan kami, katanya,  anak-anak bisa lebih semangat dalam belajar dan berusaha dengan giat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, hingga akhirnya sesuai dengan visi dan misi SMKN 1 Jombang.

Yakni, menjadikan sekolah sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan dengan standar mutu internasional untuk mewujudkan lulusan yang beriman dan bertakwa, berjiwa wirausaha yang kompetitif di era global, dan professional sesuai dengan kompetensi keahlian, pungkasnya. (ra/dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here