Masa Pandemi Covid-19 Guru Harus Aktif Inovatif

0
150
Para Guru SMK Negeri dan SMK Swasta memperingati Hari Guru tahun 2021 di lapangan SMK Ngeri 1 Jombang, Jum'at (26/11/2021).

Masa Pandemi Covid-19 Guru Harus Aktif Inovatif

Jombang, layang.co – Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kacabdindikbud) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kerja Kabupaten Jombang Trisilo Budi Prasetyo mengajak guru dan kepala sekolah harus aktif melakukan inovatif.

“Dimasa pandemic Covid-19 yang belum hilang ini guru dan kepala sekolah harus aktif dapat berinovasi dalam kegiatan pembelajaran. Apalagi dengan sistem pembelaran shif atau hanya menerapkan 50 % dari kapasitas kelas,” katanya.

Semoga wabah virus Covid-19 cepat selesai. Apalagi dengan terus dilakukan gerakan dan tindakan vaksinasi yang masif ini, tambah Trisilo Budi Prsetyo menjawab awak media seusai pimpin upacara peringatan Hari Guru di lapangan SMK Negeri 1 Jombang, Jum’at (26/11/2021).

Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2021 dilaksanakan secara sederhana, yakni dengan upacara di lapangan SMK Negeri 1 Jombang, diikuti seluruh guru SMK Negeri dan SMK swasta di Kabupaten Jombang.

Tema HUT Guru tahun 2021 ini: “Tumbuhkan Inovasi Guru Bagi Dunia Pendidikan” ditandai dengan pemberian reward berupa doorprize kepada guru yang berprestasi berdasarkan penilaian tim yang ditugaskan Cabang Dinas Prowil Kabupaten Jombang.

Peringatan hari guru nasional terbagi menjadi dua kegiatan yaitu upacara bendera dan pemberian penghargaan kepada guru dan siswa yang berprestasi.

“Pemberian penghargaan kepada guru yang dinilai oleh tim, terdiri dari pengawas maupun kasi cabang dinas. Kepala sekolah mengajukan beberapa nama guru yang dinilai berprestasi oleh pihak pusat seperti Kemendikbud,” ucapnya.

Untuk proses belajar mengajar, kata Budi Trisula, berdasarkan adanya program pemerintah yaitu merdeka belajar, dengan begitu siswa benar-benar diberikan kebebasan untuk memilih pembelajaran yang dapat dilakukan seperti daring maupun luring.

“Pemerintah Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang memberikan sebuah terobosan baru guna meningkatkan nilai kinerja dan inovasi guru, yang terdiri dari 4 gerakan, diantarnya: gerakan istighosah yang dilaksanakan setiap hari Kamis dengan tujuan mendoakan kesehatan serta ada dana kesembuhan para tenaga pendidik yang sedang sakit,” ungkapnya.

Menurut Budi, dimasa pandeni, semoga wabah virus Covid-19 cepat selesai, selain itu juga diadakan  gerakan vaksinasi gerakan yang dicanangkan oleh pemerintah dalam rangka pemberantasan virus Covid-19, dimana para siswa diharuskan ikut serta divaksin.

Selain program tersebut, dinas pendidikan juga ada program gerakan tertib administrasi dengan tujuan sekolah bisa memenuhi ketentuan administrasi yang benar,  serta gerakan inovasi yaitu guru dan kepala sekolah harus  secara aktif dapat berinovasi dalam kegiatan pembelajaran apalagi di masa pandemi sekarang ini, imbuhnya.

“Melihat situasi dan kondisi masih belum stabil, maka selaku dinas pendidikan Kabupaten Jombang secara tegas menjalankan tugas sesuai dengan Surat Edaran dari Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa, yakni  diperbolehkan melakukan kegiatan pembelajaran hanya 3 jam,” tuturnya.

Perlu diketahui, proses belajar mengajar boleh dengan cara shif ataupun dengan cara masuk tatap muka tiga kali dalam satu  minggu. Walaupun demikian, harapan kami guru dan pendidik tetap semangat dan tidak mudah menyerah dalam mengabdi dan menyampaikan ilmunya, pintanya. (ra/dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here