Atlet Jombang Raih Perunggu Tolak Peluru di Ajang Multi Event Pekan Paralympik Nasional XVI Papua 2021

0
172
Matnur, atlet paralympik Kabupaten Jombang pose dengan medali perunggu, usai menerima nedali dari Panitia PPN XVI Papua tahun 2021, Photo kanan; Kapala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Jombang Drs Bambang Nurwijanto, M.Si.

Atlet Jombang Raih Perunggu Tolak Peluru di Ajang Multi Event Pekan Paralympik Nasional XVI Papua 2021

Jombang, layang.co – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DISPORAPAR) Kabupaten Jombang  Drs Bambang Nurwijanto, M.Si  mengapresiasi atas prestasi yang ditunjukkan atlet paralympik Matnur, berhasil memberikan kontribusi dua medali bagi Porvinsi Jawa Timur pada kejuaraan multi event  Pekan Paralympik Nasional (PPN) XVI di Papua 2021.

“Alhamdulillah, ini membuktikan sinergitas Disporapar terhadap pola pembinaan cabang olahraga di bawah koordinasi KONI dan NPC (National Paralympik Comite) Kabupaten Jombang berjalan lancar, selaras. Atletnya mampu menyabet medali pada olahraga berjenjang di PON maupun PPN, sehingga  membawa nama baik pribadi dan daerah asal,” papar Kadisporapar melalui Kabid Olahraga Bambang Tedjoatmoko, S.Sos., M.Si.

Belajar dari cacatatan prestasi, kata Bambang Tedjo,  atlet asal Kabupaten Jombang pada event PON dan PPN, telah berhasil menyumbang medali, diharapkan pembinaan yang dilakukan cabor lebih bisa ditingkatkan. Karena akan memberi korelasi positif bagi pemerintah daerah. “Sungguh masih banyak atlet berpotensi medali, semoga ke depan  bisa menunjukkan prestasi lebih banyak lagi di segala kejuaraan,” tuturnya.

Dua medali yang disumbangkan Matnur pada Pekan Paralympik Nasional (PPN) XVI tahun 2021 yaitu  Perak dan Perunggu. Medali perak disuguhkan dari tanding nomor lempar lembing (http://layang.co, red). Sedangkan medali perunggu nomor tolak peluru.

Bertanding  pada Selasa (10/11/2021) di Stadion Lukas Enembe, di Jayapura jarak lempar tolak peluru yang dilakukan Matnur  9,63 meter. Jarak itu dibawah lemparan atlet peraih medali perak dari Provinsi Kepulauan Riau sejauh  10,68 meter. Sedang medali emas digondol atlet dari Provinsi Sumatera Utara yang berhasil melempar (tolak) bola besi (peluru) sejah 10,86 meter.

“Dua medali itu hasil kerja keras Matnur, yang turun pada tiga nomor lomba Cabor Atletik. Yaitu nomor lempar lembing, tolak peluru dan lempar cakram. Lempar cakram, gagal raih medali, menduduki  urutan keempat,” tukas Sodikul Amin, Ketua Umum NPC Kabupaten Jombang via telepon seluler dengan http://layang.co.

Seorang atlet paralympik yang belum bertanding pada event PPN di Papua yakni, Muhamad Yengyei. Atlet  asal Desa Bendet, Kecamatan Diwek ini akan turun pada cabor menembak, di nomor air rifle 10 meter indoor putra, pada Kamis (12/11/2021) besok. Yengyei berharap mampu menyabet medali emas, mengingat sejak Juli 2021 lalu ia telah ditempa strategi meraih medali dalam Puslat KONI Jatim di Unesa, Surabaya.  Pada Peperprov Jatim Mei lalu Yengyei meraih medali perak. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here