Matnur Atlet Paralympik Jombang di PON  Papua, Sabet Perak, Medali Pertama untuk Jawa Timur

0
253
Matnur, Atlet Cabor Atletik asal Kabupaten Jombang menerima medali perak pada event Paralimpik PON XX Tahun 2021 di Papua.

Matnur Atlet Paralympik Jombang di PON  Papua, Sabet Perak, Medali Pertama untuk Jawa Timur

Jombang, layang.co – Matnur (46 tahun), atlet paralimpik dari Kabupaten Jombang yang tampil di event  Pekan Paralympik Nasional (PON) XX Papua tahuh 2021, berhasil menyabet medali perak dari cabor atletik.

Medali perak yang disuguhkan putra Jombang asal Desa Corogo, Kecamatan Jogoroto itu sekaligus merupakan medali pertama bagi kontingen Provinsi Jawa Timur.

Lemparan Matnur, hanya selisih 1 meter, 2 cm dibanding medali emas yang disabet Suharto dari Provinsi Jambi, yang mampu melempar lembing sejauh 40,42 meter.

Berlomba di stadion Lukas Enembe, Sabtu (6/11/2021) pagi, jarak lempar yang dilakukan Matnur sejauh 39,40 meter. Lemparan itu melampaui kemampuan Sudarno dari Provinsi Jawa Tengah yang telah melempar lembing sejauh 37,47 meter. Dengan begitu, Sudarno berhak membawa medali perunggu.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang  Drs Bambang Nurwijanto, M.Si  mengapresiasi penuh antusias atas kinerja latih tanding yang dilakukan Matnur, sehingga pada gelaran Paralimpik PON XX bisa membuktikan diri menyabet medali.

“Kami, sebagai leading sektor pembinaan bidang olahraga menyambut baik prestasi ini. Semoga pada tanding di nomor lainnya,  Matnur kembali bisa menyumbang medali untuk Jawa Timur. Begitu pula atlet lainnya, moga selalu membanggakan bagi Kabupaten Jombang,” ucapnya menjawab layang.co.

Menanggapi, terhadap adanya tali asih atau bonus dari Pemkab Jombang bagi atlet yang telah membuktikan meraih medali di ajang PON, Kepala Dispora berjanji akan mengupayakan ada reward prestasi. “Tentunya, Pemerintah Daerah akan memberikan penghargaan,” jawabnya pendek, tanpa bersedia merinci jumlah nominal rupiahnya.

Pada event Pekan Paralympik Nasional tahun 2021 di Papua ini, Matnur atlet cabor atletik dengan kondisi “daksa upper” (cacat pada kaki/pendek sebelah, red) akan juga turun pada nomor tolak peluru hari Selasa (9/11/2021).

National Paralimpic Comite (NPC) Kabupaten Jombang yang berada dibawah koordinasi Disporapar  pada momentum Paralimpiik PON XX tahun 2021 ini menyertakan tiga orang dalam kontingen Provinsi Jawa Timur. Yakni dua atlet, satu pelatih.

Selain Matnur yakni Muhamad Yengyei  (40 tahun), atlet dengan kondisi fisik yang ia miliki satu tangan kiri dan satu kaki kanan ini tanding pada  cabor menembak. Muhamad Yengyei, asal Desa Bendet, Kecamatan Diwek ini akan turun di nomor air rifle 10 meter indoor putra. Yengyei berharap mampu menyabet medali emas, mengingat sejak Juli 2021 lalu ia telah ditempa strategi meraih  medali dalam Puslat KONI Jatim di Unesa, Surabaya.  Pada Peperprov Jatim Mei lalu Yengyei meraih medali perak.

Sedangkan Matnur pada nomor lempar cakram meraih perak dengan jauh lemparan 18,90 meter. Perkembangan signifikan dialami Matnur ketika masuk Pulat KONI Provinsi Jawa Timur Pasca Peperprov bulan Mei lalu.

Sodikul Amin, Ketua NPC Kabupaten Jombang, mantan pemain sepak bola, yang telah berulang kali menyumbang medali emas untuk Jawa Timur, pada event Paralimpik PON yang lalu, untuk tahun 2021 ini Sodikul Amin, honorer di kecamatan Mojowarno ini  berperan sebagai pelatih cabor sepak bola putra, Jawa Timur. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here