31 Tahun Perumdam Tirta Kencana Jombang Terus Berinovasi Demi Kemaslahatan Terhadap Air Sehat Layak Konsumsi dan Penyumbang PAD 

0
144
Dirut Perumdam Tirta Kencana Jombang Dr Khoirul Hasyim, M.Pd (nomor tiga dari kiri) didampingi Pengawas dan Ketua Perpamsi Jatim menerima cindera mata dar

31 Tahun Perumdam Tirta Kencana Jombang Terus Berinovasi Demi Kemaslahatan Terhadap Air Sehat Layak Konsumsi dan Penyumbang PAD 

Jombang, layang.co – Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengapresiasi Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang yang telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan di segala bidang, serta kemaslahatan bagi masyarakat. Utamanya dalam memberikan pelayanan air minum bagi seluruh masyarakat secara adil dan merata.

“Selamat berulang tahun, kepada Perumdam Tirta Kencana yang ke-31, mudah-mudahan terus berinovasi dan melakukan terobosan baru dalam melayani masyarakat Jombang dengan memberikan kualitas air yang memenuhi kesehatan dan menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Menandai Ulang Tahun Perumdam Tirta Kencana selain melaksanakan khitanan massal untuk 31 peserta yang bersinergi dengan petugas dari Khitan Nusantara dan Baznas Jombang,  juga diperingati secara sederhana di ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang pada Sabtu, (6/11/2021). Dihadiri   Dansatradar 222, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala OPD, Ketua Perpamsi Jatim, Dewan Pengawas Perumdam Tirta Kencana Jombang, Pemimpin Perbankan di Jombang, Camat, Ketua Forum Komunikasi Pelanggan Perumdam Tirta Kencana Jombang.

Khoirul Hasyim, Direktur Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang menyatakan, bahwa di 31 Tahun Perumdam Tirta Kencana, pihaknya siap bersinergi mengabdi untuk Kabupaten Jombang tercinta, dengan terus mendorong dan mendukung pembangunan untuk Jombang yang berkarakter dan berdaya saing.

Dia menyampaikan, dimasa Pandemi Covid-19, saat perekonomian masyarakat sedang lesu, Perumdam Tirta Kencana tetap terus berkarya, berinovasi guna memberikan kontribusi yang lebih kepada Kabupaten Jombang. Yakni dengan melakukan efisiensi energi, dan tetap berproduksi secara baik dan sehat.

Dilaporkan pula, Perumdam Tirta Kencana tengah mengembangkan sistem inverter (variable speed drive) berbasis PLC (programmable logic controllers) di beberapa perpompaan. Tujuannya untuk mengatur frekuensi pompa sehingga penggunaan energi listrik dapat diminimalisir.

“Alhamdulillah dari penerapan sistem ini kami mampu menghemat daya listrik sebesar 20-25 persen dari tiap-tiap perpompaan yang kami miliki. Semua desain, perakitan, dan pengaplikasian dilakukan secara mandiri oleh Divisi Produksi dan TIM Mekanikal Elektrikal Perumdam Tirta Kencana,” jelasnya.

Kedepan, katanya,  teknologi tersebut akan terus dikembangkan oleh Perumdam Tirta Kencana guna mencapai target maksimal penurunan biaya produksi. Layanan-layanan kemudahan terus diberikan kepada pelanggan dalam bentuk pengembangan aplikasi berbasis android.

Sebagai rasa syukur dan membangun kebersamaan pada HUT ke-31 Perumdam Tirta Kencana memberikan sumbangan kepada anak Yatim Piatu.

“Kini pelanggan dapat melakukan catat meter mandiri, mendapatkan notifikasi langsung saat terjadi,” ungkapnya.

Selain itu, kartu pelanggan terintegrasi dengan pembayaran. Pembayaran online yang dapat diakses di hampir 35 penyedia jasa pembayaran online. Perumdam Tirta Kencana juga melakukan inovasi perintah alur kerja berbasis IT dengan sistem kerja yang mengintegrasikan seluruh divisi yang ada, dengan memberikan ketepatan arah perintah kerja serta pelaporan real time.

Hal tersebut dilakukan guna mendukung terlaksananya tatanan kinerja yang lebih terarah, lebih cepat, dan lebih terkontrol. Perumdam Tirta Kencana terus berkomitmen untuk selalu meningkatkan kapasitas SDM guna menghasilkan inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, tukasnya.

Pembinaan dan peningkatan kompetensi terus kami upayakan melalui short course, tambahnya. Pelatihan berjenjang, serta dengan melakukan uji kompetensi keahlian bekerjasama dengan PERPAMSI dan Lembaga Sertifikasi Profesi yang ditunjuk, guna menjawab tantangan perubahan kekinian sebagaimana permintaan akan air layak minum, yang terus meningkat di tengah kondisi kualitas dan ketersediaan air yang semakin menurun dikarenakan pencemaran dan eksploitasi yang tidak terkontrol.

“Perumdam melakukan diversifikasi usaha yakni penjualan air baku isi ulang juga berkerjasama dengan perusahaan-perusahaan skala menengah-besar serta perumahan yang ada di Jombang,” terang Hasyim.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan air air layak minum pengeboran liar yang digunakan untuk mengambil air tanah dapat berkurang sehingga kuantitas dan kontinuitas air dapat terus dipertahankan.

“Perumdam Tirta Kencana telah mampu menerapkan berbagai metode penjernihan air sehingga layak minum sebagaimana yang dilakukan berupa Kran Air Siap Minum di Lapas Jombang, juga Deionisasi water treatment filter di Satradar 222 Ploso Jombang,” ungkap mantan dosen STKIP PGRI Jombang ini.

“Kedepan, mohon doa dan dukungannya agar Air Minum dalam Kemasan yang telah sedang dalam proses perizinan dapat segera terealisasi guna mendukung Jombang yang berdaya saing,” pintanya.

Sesuai hasil audit BPKP Provinsi Jawa Timur, Perumdam Tirta Kencana di tahun 2020 berdasarkan Indikator Cipta Karya Kementerian PUPR dinyatakan sehat dengan mendapatkan kenaikan nilai dari 2,89 menjadi 3.06. Sedangkan berdasarkan indikator Kepmendagri Nomor 47 Tahun 1999, terdapat kenaikan 2,86, dimana pada tahun 2019 sebesar 61,57 menjadi 64,43 di tahun 2020,” ungkapnya. (dan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here