Disporapar Jombang Peringati Hari Santri Dengan Menggelar Olahraga Tradisional: Tarik Tambang, Jalan Egrang dan Terompa Panjang

0
172
Sekdin Porapar Dra Yulita Purwaningsih (jilbab biru) di damping Kabid Bambang Tedjo (kanan) dan Kasi Suhartatik (biru kiri) menyerahkan hadiah utama berupa almari Kulkas kepada Juara 1 Jalan Egrang, Kamalia Roudlotin.

Disporapar Jombang Peringati Hari Santri Dengan Menggelar Olahraga Tradisional: Tarik Tambang, Jalan Egrang dan Terompa Panjang

Jombang, laying.co – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang dalam rangka memperingati hari Santri tahun 2021 menggelar lomba dan sosialisasi olahraga tradiosional. Yakni olahraga tarik tambang, berjalan menggunakan egrang dan berjalan di atas terompah panjang.

Kegiatan itu, digelar dan disemarakkan oleh satriwati lingkup Pondok Pesantren Latifiyah, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Jum’at (29/10/2021) pagi itu mengambil tema: Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2021 “Santri Siaga Jiwa Raga” Budayakan Olahraga Tradisional dan Senam Bersama Santri.

Santriwati bersama pejabat Disporapar mengikuti senam satri, Zumba dan aerobic di lapangan Untung Suropati, Tambakrejo.

Sebelum lomba digelar, kegiatan diawali senam santri, Zumba dan aerobic di lapangan Untung Suropati, Desa Tambakrejo, dihadiri dan diikuti Sekdin Porapar Dra Yulita Purwaningsih, MMi, Kabid Olahraga Bambang Tedjo Atmoko, S.Sos., M.Si., , Kasi Pembudayaan Olahraga Masyarakat Suhartatik, SE, Kasi Insfrastruktur Prasarana dan Sarana Slamet Tukiran, S.Sos dan Pengasuh Pondok Pesantren Putri, Ny Lailatul Ni’mah, SH yang akrab dipanggil Ning Ely.

Satriwati yang berasal dari berbagai daerah itu sangat antusias mengikuti semua kegiatan. Dengan gerak lincah mengikuti instruktur senam yang berasal dari Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) Kabupaten Jombang. Begitu pula ning Ely menyertai jalannya kegiatan penuh gairah dan semangat.

“Dengan rajin senam, Insya Allah, berat badan saya akan turun 10 kg lagi,” tukasnya di hadapan para santri, sembari menyemangati diri dan orang lain agar tidak berbadan gemuk.

Ning Ely, putri Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab pada sambutanya menyampaikan apresiasi atas kegiatan olahraga tradisional. Dengan aktif berolahraga akan meningkatkan immunity tubuh pada suasana pandemic Covid-19. “Semoga Covid-19 segera minggat,” ujarnya.

Tarik Tambang

Dia mengajak, satriwati untuk gemar olahraga, dengan menekuni olahraga tradisional akan menambah skill dan kesehatan, lagi pula jikalau dilakukan juga tidak sulit. Justru, nambah semangat dan kekompakkan dengan rekan, karena terjalin kerja sama dalam tim.

“Saya pribadi dan atas nama Pondok Pesantren mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan Disporapar. Semoga ke depan bisa ditingkatkan kualitas bentuk kerja samanya,” ucapnya.

Terompah Panjang

Dra Yulita Purwaningsih, M.M, mewakili Kadis Porapar Bambang Wijayanto mengatakan, sosialisasi olahraga tradisional merupakan program kerja Disporapar, butuh dukungan agar mendapatkan atlet berpotensi. Mengingat jenis olahrata ini berjenjang, dikembangkan tiap daerah,  ada event Pekan Olahraga Oltrad Provinsi (PORPROV)  Jawa Timur.

jalan di atas egrang

“Siapapun, boleh mengikuti dan menjadi atlet olahraga tradisional, bukan hanya dalam lingkungan Pondok Pesantren, akan tetapi, seluruh lapisan masyarakat. Tujuan pengembangan olahraga ini, untuk mengolahragakan, menyehatkan masyarakat. Disamping melestarikan budaya  dan menjalin kebersamaan dalam kerukunan bangsa,” papar Yulita Purwaningsih, mantan pejabat di Dinas Sosial Kabupaten Jombang ini.

Disela-sela menyaksikan kesemaraan lomba, Kasi Suhartatik, SE mendampingi Kabid Olahraga Bambang Tedjo kepada awak media http//laying.co mengatakan,  pembinaan dan pengembangan olahraga tradisional dibawah koordinasi Dinas Porapar, sehingga untuk hal teknis kerja sama boleh datang dan berkoordinasi di Kantor Disporapar, Jl Gatot Subroto, Jombang. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here