Program Hibah Air Minum Perumdam Tirta Kencana Sasar Tujuh Kecamatan

0
204
Brosur Program Hibah Air Minum Perumdam Tirta Kencana untuk peningkatan kesehatan masyarakat terhadap kebutuhan air bersih, dan photo kanan: Eka Kurniawan, SE saat memberikan penjelasan tentang program dimaksud, Kamis (27/5/2021).

Program Hibah Air Minum Perumdam Tirta Kencana Sasar Tujuh Kecamatan

Jombang, layang.co – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana milik Pemerintah Kabupaten Jombang membuat program hibah air minum (air bersih) yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berdomisili di tujuh kecamatan.

Tujuh kecamatan dimaksud adalah daerah yang sudah terjangkau jaringan sambungan pipa PDAM. Untuk wilayah selatan, meliputi Kecamatan Mojoagung, Kecamatan Bareng, Kecamatan Ngoro. Sedangkan di wilayah utara pada Kecamatan Kabuh, Kecamtana Kudu, Kecamatan Ploso dan Kecamatan Plandaan.

Tujuan dari program ini untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terhadap kebutuhan air minum yang diproduksi Perumdam Tirta Kencana.  Hal ini karena produk air bersih Perumdam Titra Kencana Kabupaten, sudah memenuhi standat kualitas air minum, dengan uji laboratorium secara berkala tiga bulan sekali.

Untuk itu, diberharapkan masyarakat di wilayah tersebut bisa mengaskses layanan ini, sehingga bisa merasakan pemanfaatan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Jombang, yang dikelola oleh Perumdam Tirta Kencana.

“Pendataan sudah dimulai sejak April lalu, akan berakhir 30 Juni 2021 mendatang, setelah terpenuhi, datanya akan kami ajukan ke Kementrian PUPR. Mengingat kuota terbatas, kami berharap agar warga desa dikawasan tersebut bersegera mendaftar,” kata  Eka Kurniawan, SE, Staf Perumdam Tirta Kamis (27/5/2021) kemarin.

Pendaftaran relatif mudah, bisa melalui berbagai media sosial, atau datang ke Kantor Perumdam Jl KH Wahid Hasyim, melalui tempat layanan PDAM di Kecamatan Mojoagung, Bareng, Ploso dan Kabuh. Persyaratan administrasi scan atau photo copy KK, KTP, daya listrik mulai 450 watt, 900 watt, 1.300 watt, mengisi form kesanggupan menjadi calon pelanggan PDAM serta  membayar biaya saat pendaftaran Rp 250.000, dan akan dipasang tahun depan. “Nanti dilakukan verifikasi oleh petugas PDAM,” tandasnya. Atau bisa melalui Call Centre: 0811-2677-500, tambahnya.

Verifikasi itu diantaranya meliputi jarak rumah calon pelanggan dari jaringan utama pipa PDAM, antara 6 – 9 meter. Sedangkan pipa jaringan untuk instalasi ke dalam rumah menjadi tanggungjawab calon pelanggan, sesuai kebutuhan dan keinginan masing-masing pelanggan.

Menurut Eka, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), sehingga realisasi penyambungan jaringan program dimaksud akan dimulai Januari – Desember 2022 mendatang.

“Kami berharap, warga setempat berlomba mendaftar, mengingat biaya penyambungan hanya Rp 250.000, lebih murah dibanding harga normal di luar program ini yang mencapai Rp. 1.050.000/unit sambungan-pelanggan,” terang Eka Kurniawan.

“Target capaian dari program ini, kata Eka, berjumlah 1.200 sambungan rumah, tetapi akan kita upayakan bisa menyasar 1.500 unit sambungan untuk pelanggan,” pungkasnya. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here