Pasar Ramadhan Kampoeng Kwaron Dongkrak Ekonomi Warga di Kawasan Wisata Gus Dur

0
268
Wiko F Diaz Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, memotong pita tanda Pasar Ramadhan, dan menyaksikan ragam dagangan warga Kwaron, Diwek.

Pasar Ramadhan Kampoeng Kwaron Dongkrak Ekonomi Warga di Kawasan Wisata Gus Dur 

Jombang, layang.co – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang memanfaatkan Pasar Minggu  di kawasan wisata religi Gus Dur, Desa Kwaron Kecamatan Diwek, Kabupaten  Jombang menjadi Pasar Ramadhan.

Pasar Ramadhan Kampoeng Kwaron ini dibuka untuk memenuhi menu takjil warga sekitar sekaligus mendongkrak ekonomi warga di kawasan wisata yang mati suri sejak pandemi Covid-19 melanda.

Puluhan pedagang dari warga setempat langsung memenuhi lokasi stand yang disiapkan. Tenda berukuran 3×6 meter akan ditempati tiga pedagang yang menjajakan takjil menu buka puasa.

“Kita fasilitasi warga untuk terus bangkit di musim pandemi Covid-19,” ujar Wiko F Diaz Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang kepada http//layang.co.

Wiko menjelaskan, karena anggaran dinas mengalami pemangkasan di masa pandemi ini, sehingga Pasar Ramadhan hanya digelar di satu lokasi yakni di sepanjang jalan Gerilya Desa Kwaron.

Jalan poros Kabupaten Jombang ini menjadi salah satu lokasi strategis jalur wisata di kawasan Gus Dur. Sebanyak 30 pedagang menjajakan aneka makanan, baik takjil maupun makanan menu buka. Termasuk aneka minuman segar baik jus maupun olahan es campur buah.

Saat sore menjelang waktu berbuka, kawasan Pasar Ramadhan ini langsung di serbu warga yang ingin mencari menu favoritnya. Panitia sengaja menyajikan menu menu khas lokal untuk mendongkrak ekonomi warga.

Camat Diwek Sudiro Setiono menambahkan Pasar Ramadhan Kampoeng Kwaron ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang bisa terus dikembangkan. Saat mengetahui animo warga yang begitu besar tahun depan bisa diselenggarakan lebih besar lagi. “Ramadhan ini kita harus bangkit bersama,” harapnya.

Pasar Ramadhan Kampoeng Kwaron ini dikelola oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kampoeng Kwaron menggandeng Asosiasi Pengusaha Kreatif Mandiri. Seluruh stand ini dikhususnya untuk warga lokal. Seluruh potensi warga di kawasan wisata religi ini harus terus berkembang meskipun kondisi covid belum berakhir.

Rencananya Pasar Ramadhan ini akan digelar selama lima belas hari di awal bulan ramadhan. Namun jika warga ingin tetap melanjutkan jualan sampai bulan ramadhan berakhir, panitia mempersilahkan.

“Dulu memang pasar dadakan yang kami selenggarakan setiap minggu, sekarang Alhamdulillah sudah berkembang,” jelas Wiji Santoso, Kades Kwaron yang menyebut  lokasi stand berada di bahu jalan yang  tidak digunakan pengguna jalan kendaraan.

Karena pelaksanaan Pasar Ramadhan ini masih dalam masa pandemi, panitia menyediakan tempat cuci air, handsanitiser dan membagi jarak stand satu dengan lainnya. Bagi seluruh pedagang dan pembeli diwajibkan untuk tetap memakai masker demi menghindari penularan Covid-19. (ab/dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here