Ngopi Bareng Pegiat Medsos untuk Jalin Sinergisitas Pembangunan yang Positif

0
207
Bupati Hj Mundjidah Wahab Ngopi Bareng dengan Pegiat Media Sosial untuk Menjalian Sinergsitas Pembangan Positif di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (24/3/21).

Ngopi Bareng Pegiat Medsos untuk Jalin Sinergisitas Pembangunan yang Positif

Jombang,layang.co – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab didampingi Ketua DPRD H Mas’ud Zuremi, Iptu Mustoid – KBO Reskrim Polres Jombang dan disaksikan Sekdakab serta Kepala OPD, Kamis (24/3/21) siang di Pendopo Ngopi Bareng dengan 40 lebih Pegiat Medsos yang followersnya cukup banyak.

Kegiatan serupa ini sudah berlangsung untuk kedua kali, duduk bersama, saling sharing, untuk jalin sinergitas yang solid dan kuat antara Pegiat Medsos dengan Pemerintah Kabupaten Jombang guna mewujudkan pemabngunan yang positif.

Bupati menilai, peran Media Sosial berkontribusi positif dalam endukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Jombang serta menjadi sarana penyebarluasan informasi sangat luar biasa.

Para Peserta dan Kepala OPD menikmati Ngopi Bareng sembari diskusi santai.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kominfo menggandeng pegiat Medsos untuk menyamakan persepsi juga membuka wawasan agar para Duta Informasi lebih dekat dan bergandeng tangan dengan Pemerintah Kabupaten Jombang.

Bupati mengajak pegiat medsos dalam setiap postingannya, untuk selalu Tabayyun dalam menyajikan informasi. Informasi yang akan diposting pastikan memiliki makna, bermanfaat, menyejukkan dan tidak ada unsur fitnah.

“Apabila mendapat Informasi jangan langsung dishare/dibagikan, Tabayyun dulu, konfirmasi, chek dan rechek dulu, dicermati, kalau bermanfaat dan tidak Hoax baru dibagikan. Jadikan postingan-postingan di medsos sebagai ladang amal ibadah,” tutur Bupati Jombang perempuan pertama di Kabupaten Jombang.

Menyebarluaskan informasi, tambah Bupati, harus tetap memperhatikan koridor, mengetahui batasan, mematuhi kaidah, jangan sampai berita yang diposting menimbulkan dampak negatif  dan menimbulkan keresahan dan kegaduhan di masyarakat.

Ketua DPRD Jombang H.Mas’ud Zuremi juga mengapresiasi keberadaan pegiat medsos yang telah berkontribusi mempromosikan potensi Kabupaten Jombang, namun demikian ia mengajak pegiat medsos untuk banyak membuka wawasan menghindari memposting berita atau informasi yang tidak bermanfaat, informasi yang meresahkan juga informasi yang melanggar UU ITE.

“Sebagai media Informasi harus menyajikan informasi yang akuntable, harus ada unsur pendidikan, juga hiburan yang bermanfaat bagi masyarakat, dengan tidak meninggalkan sistem kontrol dan selalu Tabayyun, klarifikasi, chek dan rechek. Penyajian informasi harus juga berpedoman pada pemberitaan ramah anak juga,” pesannya.

KBO Reskrim IPTU Mustoid, mewakili Kasat Reskrim mengatakan  pegiat medsos dihimbau  tetap mematuhi batasan-batasan dalam bermedsos. Karena bagaimanapun juga apa yang kita lakukan bilamana itu ada kaitan pelanggaran hukum maka semuanya pasti akan ditindak secara hukum.

Bersama Kepala OPD Bupati Jombang menyuport kelanggengan komunikasi interaktif dalam ngopi bareng.

“Para pegiat media sosial diharapkan mampu mengajak Netizen untuk ikut santun dalam bermedsos, mengkampanyekan bagaimana berkomunikasi melalui media sosial yang baik, beretika, yang positif, produktif,  berbasis nilai-nilai Budaya Indonesia,” tuturnya.

Dalam acara Ngopi bareng yang dipandu Ari dari Radio Suara Jombang yang dikelola oleh  Dinas Kominfo Kabupaten Jombang itu juga memberikan kesempatan kepada Pegiat Medsos untuk menyampaikan pertanyaan, masukan bagi Pemerintah Kabupaten Jombang. Harapannya ada kesepahaman dari apa yang yang selama ini belum dipahami pegiat Medsos. Diantaranya yang mendapatkan kesempatan berbicara diajang Ngopi bareng adalah Mokhtar dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia yang juga pegiat medsos,  Amik dari Info Jombang, Roni dari Warga Jombang dan pegiat medsos lainnya. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here