Harlah NU ke-98 Ditandai Pengenalan Logo NU Menuju Modernisasi Milenialisme 

0
192
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab (kedua dari kiri) menerima minimalis logo NU di halaman gedung NU di Desa Gambiran, Desa Mojoagung, Kabupaten Jombang, Minggu (28/2/2021).

Harlah NU ke-98 Ditandai Pengenalan Logo NU Menuju Modernisasi Milenialisme 

Jombang, layang.co – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-98 tahun 2021 ini ditandai dengan pemasangan logo NU, 4 dimensi berbahan aluminium untuk mendukung modernisasi, menuju era milenial, agar menarik dan bisa menjadi spot foto. ’’Istilah kerennya, sekarang ini instagramable”.

Logo berukuran 4×6 meter itu terpasang di halaman gedung NU di Desa Gambiran Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Lgo tersebut menelan anggaran Rp 200 juta murni bersumber dari sumbangan pribadi tokoh NU yang saat ini menjabat sebagai Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDDT) Dr (HC) H Abdul Halim Iskandar, M.Pd.

Peresmian logo tersebut dilakukan Bupati Jombang Hj. Mundjidah bersama Mendes PDDT, Minggu (28/2/2021), bersaam dengan itu juga dilakukan penyerahan plakat pengukuhan 21 cabang Baitul Maal Wa Tamswil (MBT) NU Jombang dari KH Salmanudin Yazid, M.Pd kepada Ketua LPNU Suudi Anis.

Penyerahan Zakat dan Donasi Santunan Yatim dari BMT NU Jombang melalui PC NU Care LazisNU Kabupaten Jombang sebesar Rp. 26.215.000. BMT NU sudah ada di 21 kecamatan dengan 3.200 nasabah dan omset Rp 53 miliar.

Gus Halim dalam sambutannya mengatakan, sengaja membuat logo terbesar agar menarik dan bisa menjadi spot foto. ’’Istilah kerennya, sekarang ini instagramable. Juga ada miniaturnya untuk suvenir. Gus Halim juga membantu 12 lampu impor solar cell disekitar taman.

Gus Halim mengapresiasi program program PCNU Kabupaten Jombang, diharapkan fokus  dibidang ekonomi dan kesehatan dapat dilaksanakan lebih masif lagi.  “NU semakin bangkit, baik gerakan di sector ekonominya juga kesehatan yang semakin meningkat. Hal ini dengan semakin tumbuhnya BMT juga Klinik Pratama. Ini harus kita support bersama agar makin berkembang dan meningkat,” ajak Halim Iskandar.

Sementara itu Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab yang juga Putri Pahlawan Nasional KH. Wahab Chasbulloh mengatakan, Jombang sangat memerlukan dukungan dari seluruh komponen masyarakat. Para ulama warga NU, memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan di negeri ini. Begitu besar peran dan kontribusi, sejak dilahirkannya, hingga hari ini dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Untuk itu, Bupati berharap semua warga NU terus berkhidmad dengan berbuat yang terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia pada umumnya dan bagi masyarakat Kabupaten Jombang pada khususnya.

Warga NU, ungkap Bupati, adalah penegak dan pengaman empat pilar kehidupan bernegara kita, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Persatuan Dalam Kemajemukan atau Bhinneka Tunggal Ika.

“Saya bangga terhadap Peran Nahdhatul Ulama dalam menjaga agar Empat Pilar Kehidupan dalam Bernegara, terus berlanjut menuju masa depan bangsa yang lebih baik,” katanya.

“Harlah NU tahun ini, kita dihadapkan dengan berjuang melawan Pandemi Covid 19 serta Bencana Alam yang melanda di seluruh wilayah Indonesia termasuk Jombang. Semoga ini semua segera berakhir. Ditengah ancaman Krisis Ekonomi dan Kesehatan, saya  mengajak seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Jombang senantiasa bergotong royong mengatasi pandemi bahu membahu membantu kaum fakir miskin yang paling terdampak secara ekonomi”, tuturnya.

Hadir dalam Harlah Ke 98 Nahdatul Ulama tersebut Rois Syuriah KH. Abdul Nasir Fattah, Wakil Rois Dr. KH. Abdul Kholiq Hasan, MHI,  KH. Wazir Ali LC. Mustasyar, KH.Taufiqurrahman Muchid, KH. Isrofil Amar, Ketua PCNU KH. Salmanudin Yazid MPd, Ketua BMT NU Jombang, H. Khoirul Anam S.Ag, dan perwakilan Forkopimda,  Sekdakab Jombang, H. Akh. Jazuli, Asisten 1, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here