Polres Jombang Bagikan 35.000 Masker Kepada Santri dalam Upaya Tangkal Covid-19 

0
249
Kapores Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, S.IK menyerahkan bantuan (foto atas), dilanjut Foto bersama (foto bawah).

Polres Jombang Bagikan 35.000 Masker Kepada Santri dalam Upaya Tangkal Covid-19 

Jombang, layang.co – Dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19, Polres Jombang membagikan masker sebanyak 35.000 Pcs, Handsanitaizer 175 Botol, 14 Pcs (APD), serta Vitamin berupa suplemen HEMAVITON JRENG  dan CDR 70 Kotak, Vitamin C ( Botol ) 35 Botol, dan Vitamin C ( Kapsul ) 1750 Tablet.

Barang tersebut dibagikan bagi para santri dalam lingkungan pesantren dalam rangkaian  vidcon terkait Pencanangan Gerakan Santri Bermasker yang dilakukan di Ruang JCC Polres setempat, pada Kamis (25/02/21.

Kegiatan ini dibuka secara virtual oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta, dengan diikuti seluruh Polres Jajaran.

Selain dihadiri Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho juga dihadiri Waka Polres, Kompol Ari Trestiawan, Kasdim 0814 Jombang, Mayor R Harjono serta Asisten 3 Setda Kab. Jombang Hari Utomo.

Selain itu juga turut hadir beberapa tokoh dan ulama dari pesantren di Jombang diantaranya, Kemenag Jombang, Arip Hakim, PCNU Jombang, Jauharudin, H. Lukmam Hamim ( PP Tebuireng ), Zaenal Abidin ( PP Darul Ulum Rejoso ),  Ust. Nur Hadi, S.PD ( PP Shidiqiyah Ploso ), KH. A Masruh ( PP Atau Tahdzib Ngoro ), Agung Imanudin ( PP LDII Gading mangu perak ), M Zaini ( PP Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang ), Ust. Khoirur Rozikin (PP Bahrul Ulum Jombang).

Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta menjelaskan kegiatan ini merupakan sarana penanganan penyebaran Covid-19. Terutama di lingkungan pondok pesantren (Ponpes) di Jatim. Jumlah Ponpes di Jatim sekitar 4.000 dan santri sekitar 1 juta, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat efektif.

Lewat kegiatan ini, Polda Jatim juga akan membagikan sekitar satu juta dua ratus ribu masker kepada para santri di Ponpes. Polda Jatim pun menyampaikan terimakasih kepada para kiai, habaib dan seluruh masyarakat yang tetap menjaga sitkamtibmas Jatim kondusif.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan kegiatan santri bermasker ini untuk melindungi satu sama lain. Dia berharap kesadaran para santri terus terbangun dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Gerakan bermasker ini dibutuhkan kebersamaan dan saling mendukung satu dengan lainnya,” ungkapnya. (*/dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here