Resnarkoba Polres Jombang Ringkus Jaringan Sabu Wilayah Diwek

0
493
Para tersangka dengan Barang Bukti sabu dan peralatannya.

Resnarkoba Polres Jombang Ringkus Jaringan Sabu Wilayah Diwek

Jombang, layang.co – Satuan Reskrim Narkoba Polres Jombang, hari Senin (22/2/2021) meringkus jaringan perdagangan sabu dari wilayah Kecamatan Diwek. Para tersangka merupakan Target Operasi (TO) aparat kepolisian atas pengembangan kasus sebelumnya.

AKP Moch Mukid, SH., Kasat Resnarkoba Polres Jombang membeberkan penangkapan awal dilakukan pukul  13.00 WIB, TKP di Desa Keras, Kecamatan Diwek, tersangka RS alias Bayan (28 tahun), buruh tani warga setempat. BB sabu 5 kemas plastik klib total berat 1,94 gram, timbangan, bong, pipet kaca, sedotan, korek api, isolasi, HP, uang tunai Rp. 1.825.000. “Tersangka merupakan pengembangan jaringan terkait pelaku sebelumnya,” ujar Kasat, Kamis (25/2/2021).

Penangkapan kedua pukul 00.30 WIB, TKP di Desa Kwaron, tersangka AR alias Kojek (36 tahun) warga setempat. BB dari tangan tersangka pipet kaca dengan  sisa sabu berat kotor (1,14 gr), bong, sedotan, 3 plastik klip kosong bekas wadah sabu, plastik klip dan bungkus bekas rokok berisi beberapa lembar kertas grenjeng, bungkus bekas rokok. Selain itu, didapati dua  botol warna putih didalamnya terdapat total 560 butir pil doble L, uang tunai Rp 100.000, HP dan sepeda motor vario.

Penangkapan dilanjutkan pukul 01.00 WIB, tersangka MA alias Iteng (36 tahun) warga Desa Diwek, pekerjaan buruh serabutan dan M alias Nogleng (36 tahun)warga Desa Balongbesok,  pemilik warung kopi. Kedua tersangka tertangkap di TKP Desa Diwek.

Dari kedua tersangka aparat menemukan  1 bungkus bekas rokok didalamnya terdapat 1 (satu) plastik klip berisi sabu dengan berat kotor (0,22 gr), 1 (satu) plastik klip kosong bekas wadah sabu,  pipet kaca ada sisa sabu habis dipakai seberat kotor (1,54 gr), bong, korek api, dua HP.

“Tersangka sudah menjadi TO, dari hasil penyelidikan kemudian berhasil dilakukan penangkapan berikut barang buktinya. Tersangka melanggar UU RI No 35 th 2009 tentang Narkotika dengan ancaman sesuai bentuk pelanggaran yang mereka lakukan,” ungkap AKP Moch Mukid, SH. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here