Irwan Prakoso Jadi Ketua ISSI Jombang 2020-2024: Kedepankan Kepentingan Prestasi Atlet

0
396
Pengurus ISSI dan Klub Anggota Photo Bersama Usai Melaksanakan Muskablub, Sabtu (28/11), Terpilih Irwan Prakoso untuk Periode 2021-2025.

Irwan Prakoso Jadi Ketua ISSI Jombang 2020-2024: Kedepankan Kepentingan Prestasi Atlet

Jombang, layang.co – Pelaksanaan Musyawarah Kabupaten Cabang Olahraga Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Jombang berjalan sukses, Sabtu (28/11) sore. Muskablub yang dihadiri Pengurus Provinsi (Pengrov) ISSI Jawa Timur Bidang Organisasi itu menyaksikan secara musyawarah musfakat 15 dari 17 klub memilih kembali Irwan Prakoso, SH, sebagai Ketua Umum ISSI Kabupaten Jombang periode 2020 – 2024.

Surtiyono Ketua Bidang Organisasi didampingi Pardjiono, Pengurus ISSI Pengrov Jawa Timur  sebelum membuka pelaksanaan Muskablub mengingatkan, siapapun Ketua dan Pengurus yang terpilih untuk masa bakti 2020-2024 diharapkan fokus mengedepankan kepentingan peningkatan kinerja atlet. Baik mengenai pembinaan prestasi maupun pemasalan kegiatan penjaringan atlet muda berbakat.

Disampaikan oleh Surtiyono, Kabupaten Jombang merupakan daerah ke-30 dari 38 Kota/Kabupaten  di Jawa Timur yang dikunjunginya, berkaitan pelaksanaan Muskablub atau Muskotlub. Dilaksanakannya Musyawarah luar biasa ini menyusul legalitas Pengurus ISSI Nasional ISSI hingga ke Provinsi Jawa Timur. “Pada hari yang sama, Sabtu (28/11) tadi pagi telah dilakukan pelantikan Pengurus ISSI Kota Mojokerto untuk masa bakti  4 tahun ke depan,” tukasnya.

Muskablub ISSI Jombang yang berlangsung sekitar dua jam di ruang rapat KONI di GOR Merdeka itu berjalan secara sistematis struktural dipimpin moderator Jaluluddin, Wakil Sekretaris ISSI Jombang. Hadir 15 klub komunitas sepeda di bawah koordinasi ISSI Jombang yang aktif mengikuti kegiatan bersepeda, Ketua Harian KONI, Ir. H. Arifin dan H. Irwan Prokoso Ketua ISSI Periode 2017-2021.

Pelaksanaan Muskablub ini bertujuan memperbaiki dan melengkapi strutur kepengurusan ISSI Jombang, disamping memenuhi ketentuan AD/ART organisasi,  bahwa Cabor harus memiliki Surat Keputusan (SK) Susunan Peronalia Kepengurusan  yang diterbitkan oleh ISSI Provinsi Jawa Timur.  Terbitnya SK dimaksud guna memenuhi ketentuan sebagai dasar patut diberikan uang pembinaan dana hibah anggaran APBD Kabupaten Jombang melalui KONI.

Surtiyono menyerukan 5 hal yang patut dijadikan acuan program kerja pengurus ISSI agar bisa memberikan kontribusi prestasi bagi Provinsi Jawa Timur pada event berjenjang ke tingkat nasional. 1). Kedepankan pembinaan untuk pekentingan atlet, 2). Perhatikan dan bantu atlet dalam mencari sekolah yang dituju saat tahun ajaran baru, 3). Gelar event  sekecil apapun yang berkualitas, 4). Tentukan Venue, sebagai tempat arena latihan, 5). Lakukan peningkatan SDM Pelatih manakala ada pelatihan.

“Acuan ini apabila bisa dijalankan akan mampu melahirkan atlet berprestasi . Adanya venue yang baik akan jadi daya tarik. Jika dikelola secara profesional bisa menjadi tujuan wisata, bisa memberikan sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tutur Pengurus ISSI Kabupaten Banyuwangi ini, sembari mengisahkan venue BMX di Banyuwangi, hingga ikon internasional  Balap Sepeda Ijen Toure de is Java, yang melintasi lingkungan Kabupaten Banyuwangi.

Dia juga menyampaikan, untuk Porprov VII tahun 2022 mendatang ISSI Jatim telah rencana menambah du keping emas. Naik menjadi 14 emas dibandingkan Proprov tahun 2019 lalu di Tuban yang memperebutkan 12 emas, ungkapnya.

Irwan Prakoso (duduk kaos kuning menghadap camera) bersama Pengurus ISSI Pengprov Jatim.

Sementara itu, Irwan Prakoso yang mempromosikan venue Bike Park Wonosalam yang siap dijadikan pilihan Kejurdaprov, menyampaikan laporan 4 tahun masa bakti kepemimpinannya. Laporan Pertanggungjawab itu telah diterima oleh Klub anggota ISSI Jombang. Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan program bersinergi dengan Pemkab tentang jalur sepeda di Kota Jombang. Sedangkan  dengan Dinas Dikbud Jombang, tetang rencana ekstra kurikuler sepeda bagi pelajar SD-SMP-SMA.

“Saya sudah koordinasi dengan teman-tema dewan untuk bikin Perda yang melarang anak sekolah SD-SMP berangkat sekolah naik sepeda motor. Rencana ini mendukung zonasi murid sekolah, tujuannya untuk mencari atlet sepeda usia muda,” harap mantan anggota DPRD Jombang dari Partai PAN ini.  (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here