Memasuki Tahun Ketiga Pasangan Bupati, Saatnya Monev Capaian Target RPJMD  

0
208
Bupati HJ Mundjidah Wabah, Menyampaikan Materi Monotoring Evaluasi RPJMD, Visi Misi Pasangan Bupati, Senin (5/10/2020).

Memasuki Tahun Ketiga Pasangan Bupati, Saatnya Monev Capaian Target RPJMD  

Jombang, layang.co – Hj Mundidaj Wahab, Bupati Jombang mengatakan, memasuki  tahun ketiga kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sumrambah  harus dilakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pencapaian Target Capaian RPJMD berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan.

Evaluasi hasil RPJMD menjadi sangat penting untuk mengetahui indikator mana yang telah tercapai dan  mana yang belum. Dampak Pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap sasaran RPJMN 2020-2024. Koreksi sasaran ekonomi turun cukup tajam di 2020 dan akan berpengaruh di 2021 dan tahun 2022, serta berakibat turunya alokasi dana transfer daerah secara signifikan, termasuk di Kabupaten Jombang.

“Untuk itu perlu dilakukan evaluasi atas capaian kinerja RPJMD  dan perlu  koreksi terhadap arah dan target sasaran sampai dengan tahun 2023,” tandas Bupati, Senin (5/10/2020) saat sosialisasi Evaluasi  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jombang dan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) Tahun 2018-2023 di ruang Bung Tomo Pemkab Jombang.

Hasil evaluasi pada akhir tahun ini, kata Bupati, akan menjadi dasar perubahan Perda RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah 2018-2023 yang diagendakan pada tahun 2021.

Visi dan Misi Daerah, lanjut Bupati, sebagai target utama pencapaian program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh perangkat daerah secara holistik dan terintegrasi, yaitu  “Bersama Mewujudkan Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing”, yang dijabarkan dalam 3 (Tiga) Misi Pembangunan, yaitu :

1) Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Profesional; 2) Mewujudkan Masyarakat Jombang yang Berkualitas, Religius, dan Berbudaya; 3) Meningkatkan Daya Saing Perekonomian Daerah Berbasis Kerakyatan, Potensi Unggulan Lokal dan Industri.

“Tanggal 24 September 2020 lalu, adalah tepat 2 (Dua) tahun masa kepemimpinan Saya dan pak Sumrambah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jombang periode 2018-2023. Dalam kesempatan ini, saya mengingatkan kembali kepada Kepala Perangkat Daerah, agar tetap bersinergi mencapai Visi Misi yang menerjemahkan (9) Sembilan Janji Politis Bupati-Wakil Bupati Tahun 2018-2023”, tukas Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jombang ini.

Adapun Evaluasi sampai akhir tahun 2019 dan Triwulan II  tahun 2020 antara lain:Evaluasi Indikator Kinerja Daerah (IKD): 1) Indeks Reformasi Birokrasi, belum tercapai 100%, masih 96,18% sehingga perlu ditingkatkan. 2) Indeks Pembangunan Manusia, telah tercapai 101,03%. 3) Indeks Kualitas Permukiman, belum tercapai 100% masih 94,2%. Indikator ini juga perlu mendapatkan perhatian dari Jajaran Kepala Perangkat Daerah yang membidangi untuk mengarahkan strategi pencapaiannya. 4) Indeks Kesalehan Sosial, telah tercapai 105,72%;

5) Tingkat Kemiskinan, pada akhir tahun 2019 telah terjadi penurunan angka kemiskinan dari yang ditargetkan 9,52 dapat terealisasi 9,22 sehingga tercapai 103,15%, namun dengan adanya Pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 perlu keberpihakan semua sektor, untuk paling tidak bisa mempertahankan tingkat Kemiskinan pada angka 9,22.

6) Pertumbuhan Ekonomi tahun 2019 mengalami perlambatan 5,06% dibandingkan tahun 2018 sebesar 5,44% dan diperkirakan pada tahun 2020 kembali melemah melambat 0,07 poin menjadi sebesar 4,99%, dampak pandemi covid-19. 7. Dari Evaluasi Capaian 20 IKD tahun 2019.

Ada 4 Indikator yang perlu mendapatkan perhatian dari Kepala Perangkat Daerah karena belum tercapai 100%.  Yaitu: 1) Indeks Profesionalitas Pegawai, masih tercapai 73,70%; 2) Indeks Infrastruktur Permukiman, masih tercapai 98,55%; 3) Indeks Kualitas Lingkungan Hidup, masih tercapai 94,46%; 4) Pertumbuhan PDRB Sektor Unggulan, masih tercapai 67,21%.

“Terhadap beberapa Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Daerah (IKD) Bupati Jombang berpesan kepada Perangkat Daerah agar turut mengawal keberhasilannya hingga dapat tercapai 100%,” pinta Bupati Hj Mundjidah Wahab.

Hadir pada acara tersebut Sekdakab Jombang Dr. Akh Jazuli, Kepala Bapedda Budi Nugroho, dan narasumber  dari Universitas Trunojoyo Madura yakni DR. Kurniati Indah Sari M.Si dan Tri Pitono SE., ME serta seluruh Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang didampingi Kasubag Penyusunan Program sebagai release Humas dan Protokol Pemkab Jombang yang diterima layang.co, Senin malam. (dan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here