Pelaku Usaha Mikro akan Peroleh Bantuan Rp 2,4 Juta agar Bertahan di Pandemi Covid-19 

0
303
Aries Yuswantoro Kepala Bidang Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang.

Pelaku Usaha Mikro akan Peroleh Bantuan Rp 2,4 Juta agar Bertahan di Pandemi Covid-19 

Jombang, layang.co – Presiden Jokowi selaku pucuk pimpinan Pemerintah Republik Indonesia akan memberikan bantuan stimulus bagi pelaku usaha mikro, agar bertahan hidup di masa pandemi Covid-19, yang hingga kini belum diketahui kapan berakhirnya.

Menyikapi hal itu Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang sementara ini terus mendata jumlah pelaku usaha mikro yang patut mendapatkan bantuan. Bantuan tersebut di kemas dalam Program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Aries Yuswantoro Kepala Bidang Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Jum’at (28/8) menjelaskan, program ini selaras dengan program berkarakter dan berdaya saing (Berkadang), yang tertera dalam visi dan misi Bupati Hj Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Sumrambah.

“Sesuai Surat Edaran Presiden, saat ini pademi sudah dinyatakan masa pemulihan ekonomi, untuk pelaku usaha akan diberi bantuan uang tunai sebesar 2,4 juta rupiah, hingga Desember 2020 mendatang,” terang Aries.

“Sebetulnya ini sudah ada pada Program Jombang Berkadang, menyasar ke pelaku usaha, khususnya  kepala rumah tangga wanita, baik itu janda atau  bukan janda sebagai Kepala Keluarga, wanita,” katanya.

Catatan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang, kepala rumah tangga wanita sebagai pelaku usaha mikro, ada 600-an KK,  yang sudah diverifikasi. Pelaku usaha mikro ini rencana akan mendapat bantuan Rp 2,4 juta ribu per bulan, terang Aries Yuswantoro

Para pelaku usaha mikro ini sebelumnya sempat mendapat BLT dari APBD Kabupaten dan APBD Provinsi sebesar 200 ribu sudah terealisasikan. Serta ada yang mendapat  dari sumber dana Kementerian Desa Tertinggal dan Kementrian Sosial dengan jumlah penerima sebanyak 600 Keluaga Penerima Manfaat (KPM) karena terdampak Covid-19.

Kuota pelaku usaha mikro secara nasional yang mendapat Bapres Produktif  sebanyak 12 juta, yang penyerahan simbolis secara nasional telah dilakukan Presiden Jokwi pada 24 Agustus, melibatkan BRI dan BNI.

“Kemarin, simbolis 10 pelaku usaha yang di Jombang sudah dikasihkan langsung uang ke rekening bertulis 2,4 juta,” ujar Aris.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro sementara ini sedang memasukkan usulan pencairan tahap kedua. Sayangnya, pelaku usaha yang sudah kredit di Bank tidak memperoleh bantuan ini. Demikian pula pelaku usaha bagian dari keluarga PNS, ASN, TNI dst juga tidak mendapat bantuan program dimaksud.

Persyaratan pengajuan bantuan, menurut Aries relatif mudah. Memiliki Surat Keterangan Usaha Mikro dari desa, Photocopy KTP dan KK, berikutnya form syarat admintrasi dari dinas koperasi pusat berupa isian program excel, kami bisa membantu input datanya, pungkas Aries. (ns)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here