Dikbud Jombang Siapkan KBM Tatap Muka Sesuai Kesepakatan 4 Menteri 

0
2133
Agus Purnomo, SH., M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Dikbud Jombang Siapkan KBM Tatap Muka Sesuai Kesepakatan 4 Menteri 

Jombang, layang.co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Agus Purnomo, SH., M.Si mengatakan, dalam waktu dekat Kegiatan Belajar Mengajar untuk jenjang SD – SMP akan dimulai dengan cara tatap muka. Jadwal pelaksanaan  sembari mengikuti perkembangan pandemi Covid-19 dan menunggu Kabupaten Jombang ditetapkan sebagai zona kuning.

“Jadi dasar penentuan KBM boleh atau tidak berlandaskan keputusan bersama 4 mentri.  Ketika Kabupaten/Kota sudah dinyatakan zona kuning maka kita akan melakukan kegiatan belajar dengan tatap muka,” jelas Agus Purnomo kepada layang.co, Kamis (13/8).

Berkaitan dengan itu, pihaknya sudah berkoordinasi membuat sejumlah skema-skema pola KBM dengan melibatkan MKKS, K3S. Selebihnya, bersama-sama kita akan lakukan sosialisasi. Selain itu, kami juga ingin melihat terlebih dahulu apa peserta didik bisa disiplin atau tidak.

“Nah, jikalau sudah bisa tertip maka secara menyeluruh pendidikan akan segera dilaksanakan,” tukasnya tanpa bersedia menyebut kapan akan dimulai.

Menurutnya, kunci utama agar KBM bisa segera dilaksanakan terletak pada tertipnya semua lintas akademis, guru, murid, dan tenaga kependidikan patuh mengikuti protokol kesehatan. Sebab itu, setiap orang wajib melaksanakan tiga anjuran penting dalam protokol Covid-19, yaitu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

“Kaitan dengan pencegahan terhadap covid 19, bagaimana peserta didik itu tertip terhadap protokol kesehatan. Kunci utama meliputi 3 hal  penting,  pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” tutur Agus Purnomo Kadis Dikbud yang juga Koordinator Gugus Tugas Bidang Pencegahan Penanganan Covid-19  Kabupaten Jombang ini.

Sedangkan menjawab pertanyaan tentang ketentuan kapasitas tampung 50% dari jumlah siswa dalam kelas. Pihaknya akan ada pembagian 2 shift sesuai jam belajar mengajar dengan rentang waktu masing-masing 3 jam.

“Pola pembagian shift ini sesuai dengan skema yang sudah direncanakan Dikbud. Insya Allah kalau semua patuh, maka penyebaran Corona ini akan berkurang dan tidak akan terjadi,” ujarnya.

Kadisdikbud Jombang ini sependapat terhadap adanya surat edaran Perlombaan Turnamen Catur Antar Pelajar se-Kabupaten Jombang, namun ia tetap menghimbau, panitia atau lembaga penyelenggara untuk terus berupaya mencegah penyebaran Covid-19. (NS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here