Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Gelar Wayang Kulit Virtual dalam Upaya Uri-uri Seni Budaya di Masa Pandemi Covid-19

0
366
Pertunjukkan Wayang Kulit Secara Virtual di Aula Dikbud Jombang, Sabtu (8/8).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Gelar Wayang Kulit Virtual dalam Upaya Uri-uri Seni Budaya di Masa Pandemi Covid-19

Jombang, layang.co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Agus Purnomo, SH., M.Si mengatakan, pergelaran wayang kulit secara virtual adalah untuk melanjutkan program kerja bidang kebudayaan dalam upaya uri-uri pelestarian budaya  mengingat pentas seni budaya dalam suasana pandemi Covid-19 tidak ada jop, tidak ada “tanggapan” pada acara hajatan warga masyarakat.

“Program ini sudah lama dan rutin, melibatkan pelaku seni budaya masyarakat Jombang. Memperhatikan selama pandemi Covid-19 tidak ada jop, otomatis pelaku seni budaya juga terdampak Covid-19. Kita gelar pertunjukkan secara virtual ini untuk membantu kru Dalang, Sinden, Wiyogo, dan perangkat gamelan agar tetap semangat, untuk terus berkarya,” katanya.

Hal itu disampaikan Agus Purnomo, mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Jombang ini berkaitan dengan dilaksanakannya pergelaran wayang kulit Ki Dalang H Wasis Asmoro berasal dari Dusun Rembugwangi, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, secara virtual, tanpa penonton bertempat di Aula Dinas Dikbud, Jl Pattimura No 5, Jombang, Sabtu (8/8) malam, dan disiarkan secara daring melalui Suara Pendidikan TV, You Tube.

Turut meramaikan sebagai bintang tamu yaitu pasangan Pelawak Yogi Bagong dengan Slendro dari Kota Madiun. Ki Dalang Wasis Asmoro dalam kesempatan itu menyajikan lakon  “Wahyu Tirto Usada”, yang mengisahkan perjuangan hidup untuk mendapat rahmat dari Allah SWT, agar dalam melakukan pekerjaan kedinasan selalu memperolah kemudahan, keberkahan serta bageblug virus corona segera sirna dari bumi pertiwi, Kota Santri Kabupaten Jombang.

Pasangan pelawak Yogi Bagong dan Slendro dalam guyonannya diatas pentas mengajak dan mengingatkan agar seluruh warga tetap disiplin mengikuti himbauan pemerintah, yakni patuh melaksanakan protokol kesehatan menuju tatanan hidup baru, New Normal.

Pelawak tersebut menyerukan agar para tenaga pendidikan dan siswa sekolah di Kabupaten Jombang tetap mengikuti sistem pendidikan secara daring. Dalam kegiatan sehari-hari disiplin mengenakan masker, rajin cuci tangan pada air mengalir menggunanakan sabun, atau menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak dalam pergaulan. Kepatuhan mengikuti protokol kesehatan juga diterapkan bagi kru wayang kulit, wiyogo, sinden mengenakan masker maupun face shilf.

Anom Antono, Sarjani Seni selaku Pelaksana Tugas (Plt) Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang menjelaskan, kegiatan uri-uri seni budaya bertujuan untuk terus melestarikan seni kebudayaan di lingkungan masyarakat kita, Kabupaten Jombang.

Meski dalam suasana pandemi Covid-19 pelaku seni budaya diharapkan tetap semangat berkarya dan terus berkreasi. “Semoga pergelaran wayang kulit  secara virtual ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman pelaku seni budaya,” harap Anom Antono, yang juga ki dalang wayang kulit ini.

Anom berharap, pertunjukkan seni budaya wayang kulit atau bentuk seni lainnya bisa dimanfaatkan sebagai media sosialisasi terhadap program kerja pembangunan dinas-dinas terkait seperti  Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di lungkup Kabupaten Jombang. Karena peranan dan keberadaan seni budaya bisa fleksibel, mudah bergandeng tangan memajukan pembangunan kemanusiaan.

Bagian lain dari tujuan kami, tambah Anom Antono yang juga Plt Kasi Cagar Budaya dan Permusiuman ini, adalah membantu pelaku seni untuk terus berkreasi dimasa pandemi corona virus, karena tidak mudah bagi pelaku seni budaya kemudian beralih profesi, sementara untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga harus tercukupi.

“Sebab itu, ayo…. kita upayakan dan manfaatkan potensi sumber daya bangsa kita, agar bersama bisa bangkit secara ekonomi dengan mengoptimalkan keahlian seniman,” ajak Anom Antono Kepala Seksi Sejarah dan Budaya Dikbud Jombang ini. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here