86 Orang Tenaga Pendidikan Lingkup Dikbud Jombang Lakukan Rapid Test

0
441
Sejumlah Tenaga Pendidikan, Jum'at (17/7) Melakukan Rapid Test di Gedung Pemkab Jombang

86 Orang Tenaga Pendidikan Lingkup Dikbud Jombang Lakukan Rapid Test

Jombang, layang.co – Jajaran tenaga pendidikan dari unsur struktural lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Jombang, hari Jum’at (17/7) melakukan rapid test di ruang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di gedung Pemkab  setempat.

“Rapid test ini untuk antisipasi penyebaran virus corona. Meminimalisir pandemi, dan memutus rantai wabah Covid-19, serta untuk mengetahui kondisi tenaga pendidik yang ada di lapangan,” kata  Agus Purnomo, SH., M.Si kepada layang.co disela-sela menyaksikan proses rapid yang di lakukan oleh petugas kesehatan.

Dijelaskan olehnya, jumlah peserta yang mengikuti rapid test ada 86 orang. Mereka terdiri dari  21 orang pejabat koordinator Dikbud wilayah Kecamatan (korwilcam),  47 orang Kepala Sekolah SMP Negeri se-Kabupaten Jombang, 13 orang Pengawas SMPN, 3 orang Kepala SKB (Gudo, Ngoro dan Mojoagung), dan 3 orang dari tenaga administrasi Kantor Dikbud Jombang.

Agus Purnomo, Sh., M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang

“Hasil kegiatan ini untuk mengatahui kondisi kesehatan mereka, memberikan keyakinan bahwa dilingkup Dikbud Jombang sejauh ini belum ada yang reaktif. Dan semoga tidak akan ada yang reaktif,” tukasnya. .

Terkait masih terus bertambahnya temuan pasien baru dari warga Jombang, menurut Agus, karena Pemkab Jombang aktif melakukan rapid test, sehingga bisa mendapatkan informasi tentang kondisi warganya.

Menjawab pertanyaan, tentang sistem pembelajaran tatap muka terkait dengan jadwal mulainya ajaran baru, memperhatikan tenaga pendidikan tidak ada yang reaktif terhadap covid, Kepala Dikbud ini menegaskan, meski demikian, pola Belajar tetap Di Rumah (BDR).

“Meski belum diketahui hasil rapid test yang dilakukan hari ini, sistem pembelajaran tetap melalui daring. Ini karena Kabupaten Jombang, belum kembali menjadi zona hijau. Jadi, masih tetap Belajar Di Rumah,” tegas Agus Purnomo yang juga Koordinator Percepatan Penanggulangan Covid-19 ini. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here