Empati Terhadap Warga Terdampak Covid-19, PG Tjoekir Bantu 3 Ton Gula Diserahkan Kepada Bupati, Polres dan Kodim Jombang

0
321
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Menerima Gula Pasir Dari HM Kholiq GM PG Tjoekir, Jum'at (15/5/2020).

Empati Terhadap Warga Terdampak Covid-19, PG Tjoekir Bantu 3 Ton Gula Diserahkan Kepada Bupati, Polres dan Kodim Jombang

Jombang, layang.co – Sebagai komitmen rasa empati kepada warga terdampak Covid-19  di Kabupaten Jombang, Pabrik Gula (PG) Tjoekir menyerahkan 3 ton gula pasir, guna membantu meringankan beban warga yang terdampak langsung dan yang tepat sasaran memperoleh bantuan.

Gula pasir sebanyak 3 ton itu diserahkan secara simbolis dalam bentuk satu karung oleh HM Kholiq General Manager (GM) Pabrik Gula Tjoekir,  kepada Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab,  didampingi sejumlah Pejabat Pemkab, Jum’at (15/5/2020) bertempat di ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang.

Selain diserahkan kepada Bupati sebanyak satu ton, gula pasir dua ton lainnya di serahkan kepada Kodim 0814/Jombang dan Polres Jombang, masing-masing satu ton. Pembagian kepada lintas lembaga  ini dimaksudkan agar lebih tepat sasaran peruntukkannya bagi warga yang terdampak.

Menurut Kholiq, pemberian  bantuan 3 ton gula pasir ini dilakukan berdasarkan instruksi surat edaran dari Direksi Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) X  Pabrik Gula (PG) Tjoekir.

“Kami memberikan bantuan 3 ton gula pasir untuk penanganan Covid-19 ini dapat perintah dari Direksi PTPN X untuk diberikan kepada Pemerintah Daerah, Polres dan Kodim 0814 Jombang. Mudah-mudahan bantuan gula ini bermanfaat bagi masyarakat terdampak Covid-19,” harap GM Kholiq.

Selain menyerah gula tersebut, PG Tjoekir berperan aktif melakukan tindak nyata  memutus mata rantai Corona Virus, seperti  juga menyediakan Posko Covid 19 yang diperuntukkan kepada masyarakat. “Kami tetap mengacu protokol Covid-19,” ujarnya.

Sebab itu  dalam pelaksanaan giling tahun 2020 kata GM Kholiq, dilingkup PG Tjoekir menyediakan 9 titik tempat cuci tangan, juga disiapkan posko Covid-19, termasuk dilakukan penyemprotan disinfektan.  “Semua karyawan dan petani tebu maupun pekerja musim panen diharuskan memakai masker,” kata GM Kholiq.

Dalam kesempatan tersebut GM Kholiq juga melaporkan kepada Bupati Jombang bahwa dalam kegiatan giling tebu tahun 2020, di PG Tjoekir akan dilaksanakan pada  tanggal 2 Juni 2020.

Sebelum melakukan kegiatan giling, tradisi menandai kegiatan awal giling sebagaimana biasanya, managemen melakukan aktifitas olahraga, menggelar pasar malam, hiburan tradisional dan selamatan (tasyakuran)  giling.

“Pada tahun 2020 ini karena adanya pandemi Covid-19, semua kegiatan “selamatan awal  giling” ditiadakan karena menimbulkan berkerumun  banyak orang,” tukasnya.

Sedangkan Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Direksi PTPN X dan General Manager PG Tjoekir karena memasuki bulan suci Ramadhan ke 22 Pemerintah Daerah diberi bantuan 1 ton gula pasir. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Terima kasih atas bantuan ini. Pemkab berharap semua elemen terus bergerak selama masa-masa kritis ini, terutama para stakeholder penyuplai logistik pencegahan Covid-19. Sedangkan kepada masyarakat diminta untuk terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Mudah-mudahan wabah Covid-19 segera berakhir dan ikhtiar yang kita lakukan selama ini bermanfaat,” pinta Bupati Hj Mundjidah Wahab.

Semoga giling tahun 2020 di PG Tjoekir berjalan lancar dan hasilnya melimpah, pungkas Bupati.

Sekedar diketahui, dalam memberikan bantuan gula pasir, selain Pabrik Gula Tjoekir juga dilakukan oleh Pabrik Gula Dijombang Baru, akan tetapi untuk Pabrik Gula Djombang Baru disalurkan ke Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban. (*/dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here