BPBD Jombang Tangani Jalan Longsor di Carangwulung Wonosalam, Kadis PUPR Janji Bangun Permanen Melalui Dana P-APBD 2020

0
332
Tim BPBD Jombang Bersama Warga Setempat Mengerjakan Perbaikan Jalan yang Longsor

BPBD Jombang Tangani Jalan Longsor di Carangwulung Wonosalam, Kadis PUPR Janji Bangun Permanen Melalui Dana P-APBD 2020

Jombang, layang.co – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang Ir Miftakhul Ulum berjanji, realisasi pembangunan permanen dinding tanah yang longsor di ruas jalan Desa Carangwaulung, Kecamatan Wonosalam, Jombang akan dikerjakan setelah ada dana P-APBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020 mendatang.

“Untuk pembangunan secara permanen akan kita upayakan setelah P-APBD tahun 2020. Karena menurut saya ini sangat urgent atau mendesak untuk segera di kerjakan. Sementara anggaran rutin awal tahun 2020 ini sudah masuk plot kegiatan,” tukas Ir Miftakhul Ulum di sela-sela menyaksikan tim BPBD (Badan Penanganan Bencana Daerah)menangani jalan yang longsor, Kamis (5/3/2020)

Kadis PUPR Jombang (kiri baju hijau) Meninjau Kondisi Jalan yang Longsor

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang datang ke lokasi memberi suport tim BPBD, dengan cara   memberikan arahan teknis tentang penanganan tanah longsor, pemancangan terucuk bambu,  pemasangan gedeg guling dan batu geronjong yang disiapkan oleh BPBD dan masyarakat Carangwulung.

Ruas dinding tanah yang longsor merupakan jalur alternatif utama yang menghubungkan Wonosalam – dengan perdesaan wilayah Kabupaten Mojokerto. Lebar tanah yang longsor sekitar 20 meter, dengan kedalaman tebing menuju jurang cukup menjorok turun sangat jauh ke bawah gunung.

Penyebab longsor, diduga dipicu tingginya curah hujan di kawasan Desa Carangwulung, beberapa hari ini. Kondisi struktur tanah merah mudah tergerus air, sementara dilereng tanah yang longsor pepohonan sebagai penahan tanah tidak begitu rimbun.

Akibat longsor tersebut BPBD Jombang sigap menangani kondisi nyata ini mengingat dua hari lagi, kemungkinan ruas jalan ini menjadi jalur padat berkaitan dengan aganda acara Kenduri Durian. Sejauh ini, longsor belum sampai memakan jalan utama/aspal  atau menelan korban, namun apabila tidak ada upaya, besar kemungkinan longsor akan melebar, dan menimbulkan dampak negatif lebih parah.

Didampingi Camat Wonosalam Sufadil  dan Perangkat Desa Carangwulung, Miftahul Ulum mengatakan, saya ke lokasi Jalan longsor ini untuk membantu dan mendukung BPBD dalam menangani rawan kebencanaan. Saya lihat BPBD sudah mensuplai material berupa setbag, tanah urug, batu kali, terucuk bambu, kawat bronjong, gedeg guling.

PUPR membantu secara teknis pelaksanaan penanganan kebencanaan, kita juga menyiapkan terkait penanganan secara permanennya. Untuk penanganan yang darurat saat ini ada 2 titik jalan longsor yang harus sudah selesai dalam dua hari ini, karena hari Minggu (8/3/2020) ada event besar Kenduri Durian di Wonosalam, tutur Kadis PUPR.

Camat Wonosalam mengatakan, saya atas nama Pemerintah Kecamatan Wonosalam mengucapkan terimakasih kasih kepada Pemkab Jombang melalui Dinas PUPR yang langsung melihat jalan longsor di Carangwulung Wonosalam. Harapan kami untuk penanganan secara permanen secepatnya bisa dilaksanakan oleh Pemkab Jombang, pinta Supadil. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here