Wabup Sumrambah di Kabuh: Dalam Musrenbangcam Jangan Sampai Kita Terjebak Bicarakan Infrastruktur namun Lupa Pembangunan Manusianya

0
264
Forpimcam dan Kades di Kabuh Foto Bersama Wakil Bupati Jombang (tengah/batik merah)

Wabup Sumrambah di Kabuh: Dalam Musrenbangcam Jangan Sampai Kita Terjebak Bicarakan Infrastuktur namun Lupa Pembangunan Manusianya  

Jombang, layang.co – Wakil Bupati Sumrambah mengatakan dalam pembahasan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) jangan sampai kita terjebak bicarakan jalan, insfratuktur, gedung, saluran irigasi, tapi kita lupa terhadap pembangunan manusianya. Karena lupa  kemudian SDM menjadi rusak moralnya.

“Tidak ada guna jalan dan gedung yang bagus, kalau generasi muda kita rusak. Masyarakat menjadi rusak karena kita melupakan peranan generasi muda penerus bangsa kita ke depan,” papar Wakil Bupati saat menyampaikan sambutan pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Kabuh, Kamis (13/2/2020) di Pendopo Kecamatan.

Masih menurut Wabup, untuk itu, kita harus memberikan aktifitas anak muda agar lebih kreatif. Melakukan kegiatan positif, agar mereka bisa beralih perhatian ke sesuatu dari perihal yang negatif. “Berilah mereka kegiatan kesenian, olahraga, kreatifitas lainnya yang harus kita lakukan,” serunya.

Mendampingi Wakil Bupati Jombang dalam rangkaian Musrenbangcam diantaranya Perwakilan OPD, Staf Ahli Bupati, DPRD Jombang, Camat Kabuh beserta jajaram Forkopimcam, Kepala Desa dan Perwakilan Pemerintah Desa se Kecamatan Kabuh, Fatayat dan Muslimat.

Wakil Bupati mengajak jangan  sampai  masyarakat  utara brantas, khususnya warga Kecamatan Kabuh hanya menjadi penonton di kawasan industrialisasi. Harapan ini mengingat mulai April 2020 tahap pembangunan fisik jembatan Ploso yang menjadi sarana untuk kelancaran transportasi akan dimulai.

“Pembangunan ini menjadi awal masuknya industrialisasi yang diarahkan ke wilayah utara brantas. Untuk itu, siapkan SDM, jangan sampai kita menjadi buruh kasar, kita harus menjadi pihak yang berpengaruh di daerah sendiri,” seru Sumrambah.

Menurut Wabup, pembangunan sebenarnya adalah membangun masa depan dengan titik akhir kesejahteraan masyarakat, atau peningkatan kualitas SDM. Sebab itu, arah pembangunan ke depan, bagaimana kita menguatkan SDM yang ada di utara brantas, ucapnya.

“Pembangunan SDM ke depan, akan terjadi pergeseran budaya dari negara agraris menjadi industri. sebagai tenaga pabrikan, kita harus siap, agar budaya kita tidak hancur,” ungkap Wabup.

Meski akan ada perubahan dari budaya agraris menjadi industri, tetapi kita tidak boleh meninggalkan sektor pertanian, sebab agraris  merupakan cikal budaya bangsa kita.

“Ketika jembatan Ploso sudah dibuka, saya yakin pabrik-pabrik  akan banyak yang berdatangan ke utara brantas.  Karenanya, kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin,” kata Wabup Sumrambah.

Camat Kabuh Anjik Eko Saputro, SH, M.Si.,  mengatakan  Musrenbangcam merupakan  penjaringan aspirasi masyarakat, untuk mendapatkan masukan dari desa serta menyepakati pembangunan di Kecamatan Kabuh.

Untuk itu kami yg mewakili di Kecamatan Kabuh, kami mohon dengan hormat Pemerintah Daerah Kabupaten, untuk selalu memperhatikan prioritas pembangunan yang ada di Kecamatan Kabuh, baik insfratruktur, pertanian maupun peningkatan  kesejahteraan rakyatnya, pinta Camat.

“Begitupun dengan Kantor Kecamatan Kabuh, butuh tempat yang lebih layak, kami mohon agar segera dilakukan perbaikan, supaya masyarakat bisa nyaman saat urus administrasi di Kecamata,” kata Camat Anjik Eko Saputro. Menjawab hal itu, Wabup menyarankan kepada Camat untuk mengajukan proposal agar tahun 2021 pembangunan Kantor Kecamatan Kabuh bisa terealisasi. (dan)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here