Sekdakab Jombang: Proses Penyusunan RKPD Kabupaten Harus Melalui Musdes, Musrenbancam untuk Kemudian Menjaga Bahan Perda Kabupaten

- Penulis

Selasa, 11 Februari 2020 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Kades se-Mojowarno dan Camat Foto Bersama Wabup dalam Rangkaian Musrebangcam Mojowarno, Selasa (11/2/2020)

Para Kades se-Mojowarno dan Camat Foto Bersama Wabup dalam Rangkaian Musrebangcam Mojowarno, Selasa (11/2/2020)

Sekdakab Jombang: Proses Penyusunan RKPD Kabupaten  Harus Melalui Musdes, Murenbangcam untuk Kemudian Menjadi Bahan Perda Kabupaten

Jombang, layang.co – Proses penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah), mengacu pada undamg-undang, harus melalui Musdes (Musayawarah Desa)  kemudian Musrenbangcam (Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan), baru nanti dibentuk menjadi Peraturan Daerah (Peraturan Perundang-undangan Daerah) Kabupaten.

“Musyawarah pembangunan serupa ini merupakan amanat Undang-undang No. 25 tahun 2004, tentang Sistem Pembangunan,” ujar  Sekda Kabupaten Jombang, Dr. H. Ahmad Jazuli, SH, M.Si., saat menyampaikan kata-kata sambutan amanat Bupati Jombang, pada giat Musrembangcam di Kantor Kecamatan Peterongan pada hari Selasa (11/2/2020).

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Jombang, Perwakilan jajaran Forkopimda, Inspektorat, Dikbud, Dinkes,  DukCapil, DPMD, Satpol PP, Kesbangpol, dan Dinsos serta Camat Peterongan, Jajaran Forkopimcam, Kades se-Kecamatan Peterongan.

Sekda (tengah) Foto Bersama Camat dan Kades se-Kecamatan Peterongan, Selasa (11/2/2020) dalam Rangkan Musrenbangcam Peterongan.

Dalam kesempatan itu Sekda Jazuli juga mengingatkan kepada seluruh Kepala Desa, agar lakukan pengecekan lebih detail lagi, terkait pengajuan bangunan di desanya, mana yang harus di prioritaskan.

Camat Peterongan Shollahudin, SH, M.Si., saat menyambut kedatanga rombongan Sekda menuturkan, Kecamatan Peterongan terdiri dari 14 Desa, 56 Dusun, dengan jumlah penduduk 66.593 jiwa.

“Seluruh desa di wilayah Kecamatan Peterongan telah selesai melaksanaka Musdesa, sehingga dapat  pada hari ini bisa melakukan Musyawarah Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam),” ungkap Camat Shollahudin.

Camat menguraikan, di wilayah Pemerintah Kecamatan Peterongan, ada 3 pokok poin usulan pembangunan, yaitu jembatan, rehab jalan desa dan penerangan jalan umum (PJU).

“Proyeksi  pertama kita ajukan tiga prioritas, yakni Jembatan di Desa Sumberagung, Rehab jalan desa di Ngrandulor, dan PJU sepanjang jalan di Desa Tugusumberjo-Morosunggingan dan Dukuhklopo” papar Shollahudin.

                                                                                  Musrenbangcam Mojowarno 

Baca Juga:  Bupati Jombang Pimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Pemilu 2019

Sementara itu pada hari yang sama, Wakil Bupati Jombang Sumrambah dan rombongan membuka Murenbangcam di  Kecamatan Mojowarno, yang bertempat di Balai Desa Catakgayam. Dihadiri seluruh Kades dari 14 desa se-Mojowarno, Forpimcam.

Menurut Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Kawasan Mojowarno merupakan kawasan industri rumahan yang bergerak di bidang furniture, kampung kursi, kampung lemari, atau kampung yang punya usaha bergerak di bidang perkayuan.

Melihat kondisi tersebut Wabup berharap suatu saat nanti membuat kegiatan  big sale. Membuat furniture sendiri dengan diskon besar-besaran, khususnya di Desa Cetakgayam dijadikan sebuah nama kampung furniture, dan bisa dipasarkan saat hari jadi Pemerintah Kabupaten Jombang.

Forpimcam Bersama Pojka Warga Masyarakat Mojowarno Mengikuti Murenbangcam

Wabu mengajak warga pengrajin,  agar tetap mengikuti perkembangan zaman, baik model, dan juga teknik pemasaran, hal itu akan bisa mengangkat ikon Mojowarno guna mengangkat Kabupaten Jombang.

Camat Mojowarno Arif Hidayat, SH, M.Si., menjelaskan, Mojowarno terdiri dari 19 Desa, dengan jumlah penduduk 89.575 jiwa. Komposisi masyarakat selain sebagai pengrajin mebeler juga beraktifitas sebagai petani.

Menurut Camat  Arif, ada beberapa usulan yang menjadi sasaran pembangunan di wilayah Kecamatan Mojowarno, diantaranya PJU (penerangan jalan umum), sosialisasi parenting, insfratuktur jembatan dan jalan. Selain itu, juga perlu pendampingan usaha industri rumahan yang ada di wilayah Mojowarno, agar kualitas lebih modern.

“Potensi di wilayah Kecamatan Mojowarno, selain merupakan UMKM futnitur, juga ada Buah Desa, berupa Buah Belimbing dan Pepaya Kalifornia. Buah ini bisa dijadikan oleh-oleh saat menuju atau uturn dari wisata di kawasan Wonosalam,” pungkas Camat Arif. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi
Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat
Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus
Pemkab Jombang Terapkan WFH Setiap Hari Jum’at, Mulai 2 April 2026
Menteri PPPA Tinjau Sekolah Rakyat dan UPTD PPA di Jombang
Inspektorat Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Evaluasi, Serap Aspirasi dan Perbaikan Kinerja
Wujudkan Wajah Kota yang Humanis, Pemkab Jombang Gelar “Kring Pagi” dan Penataan Parkir Motor Pelajar
Bupati Jombang Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPJ Jawa Timur

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:05 WIB

Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi

Kamis, 9 April 2026 - 12:11 WIB

Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat

Rabu, 8 April 2026 - 10:59 WIB

Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus

Selasa, 7 April 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Jombang Terapkan WFH Setiap Hari Jum’at, Mulai 2 April 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 14:46 WIB

Menteri PPPA Tinjau Sekolah Rakyat dan UPTD PPA di Jombang

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari (ketiga dari kiri), bersama tim dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026, Senin (6/4/2026).

Pendidikan

Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Pantau TKA Jenjang SMP

Senin, 6 Apr 2026 - 12:01 WIB