Pola Pelayanan Dukcapil Jombang Peroleh Penghargaan Dari Mendagri

0
537
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Menerima Penghargaan, Jum'at (31/1/2020) di Grand City Surabaya.

Pola Pelayanan Dukcapil Jombang Peroleh Penghargaan Dari Mendagri

Jombang, layang.co – Kinerja Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  Pemerintah Kabupaten Jombang mendapat penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri).

Pasalnya, implementasi pelayanan kependudukan telah mampu memberikan pola terbaik bagi warga, dengan menggunakan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Warga masyarakat merasa tidak diombang-ambing dalam pengurusan, dan bisa diurus di tingkat kecamatan.

Penghargaan itu, diterimakan oleh Mendagri Prof. H.M. Tito Karnavia Ph.D melalui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Jombang  Hj Mundjidah Wahab, Jum’at (31/1/2020).  Penyerahan penghargaan dalam rangkaian Program “Jatim Smart Province”, di saksikan Menkopolhukum Prof DR. H. M. Makhfudz, M.D., S.H., S.U., M.I.P. di Grand City Surabaya, Jawa Timur.

Bupati Jombang Demo Pencentakan KTP dengan Mesin ADM

Atas penghargaan itu Bupati Jombang didampingi Ketua DPRD Jombang H Mas’ud Zuremi, Sekda Ahmad Jazuli dan sejumlah Kepala Dinas OPD, terutama Kepala Dukcapil Masduki Zakaria  langsung mendemonstrasikan cetak  KTP dan KK dari Dispendukcapil Jombang bertempat di Grand City Surabaya.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih,  Kabupaten Jombang dinilai telah bekerja sesuai target, karena jemput bola. Mendekatkan pelayanan pada masyarakat. Blangko KTP yang diberikan oleh Pemerintah Pusat ke daerah telah ditindaklanjuti,  dalam hal ini oleh  Dispendukcapil Jombang, dan berjalan lancar.

“Cetak KTP, KK, dan Akte Kelahiran sudah dilakukan di kecamatan. Sehingga target cetak setiap harinya yang telah ditentukan telah terpenuhi. Alhamdulillah, Jombang mendapatkan kepercayaan dan bantuan mesin ADM, terima kasih,” kata Hj. Mundjidah Wahab.

Sementara itu Masduki Zakaria mengatakan, program pelayanan mendekat dan cepat kepada masyarakat belum dimiliki oleh kabupaten lain. Program inovasi Bupati Jombang mendapat apresiasi dari warga masyarakat dan pihak lain.

Yang dimaksud cepat dan dekat, ungkap Zakaria, dalam pelayanan Dispendukcapil ini, yaitu yang dulunya dipusatkan di Dispendukcapil Jombang, sekarang sudah tersebar di 21 kecamatan. Sehingga pelayanan cepat selesai, dan dekat dengan domisili pemohon.

“Inilah yang mendapatkan penilaian tersendiri oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dua alasan ini yang membuat Kabupaten Jombang mendapatkan bantuan peralatan ADM”, jelas Zakaria.

ADM tidak hanya digunakan untuk mencetak KTP elektronik saja. Sejumlah dokumen kependudukan lain, seperti Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan Kartu Keluarga (KK), juga dapat diurus menggunakan ADM.

Tito Karnavian Mendagri mengapresiasi kinerja Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, dinamika Kabupaten/ Kota di Jawa Timur ini luar biasa. Dengan otoritasnya, Jatim selalu mengambil inisiatif, kreatif, inovatif yang cepat.

“Jawa Timur luar biasa. Apalagi dibantu Ibu Gubernur Khofifah  Indar Parawansa, yang memberikan subsidi kepada mereka,” ucap Tito.

Mendagri juga mengapresiasi Khofifah Indar Paranwansa, yang menjadi Gubernur perintis dalam menggunakan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), yang sistemnya dimiliki Dukcapil Kemendagri.

“Saya sangat menghargai dan memberikan apresiasi tinggi kepada Ibu Khofifah.  Jatim sebagai perintis. Saya harapkan, selanjutnya akan menyebar ke daerah lain,” ujarnya.

Mendagri menegaskan, ADM merupakan inovasi yang tidak memiliki kepentingan lain,  selain demi kepentingan dan kemudahan pelayanan untuk masyarakat.

“Ini bukan untuk kepentingan pemerintahan, tapi untuk kepentingan rakyat.  Pasti akan dihargai oleh rakyat, merasa dipermudah semua, dan rakyat pun senang tidak dilempar ke sana kemari karena birokrasi,” punkas Mendagri. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here