Jika Sudah Ada Tanah, Menpora akan Penuhi Permintaan Bupati Jombang Bangun Stadion Representatif

0
1911
Menpora DR H Zainuddin, SE., M.Si Menjawab Pertanyaan Wartawan di Tambakberas, Sabtu (21/12/2019).

Jika Sudah Ada Tanah, Menpora akan Penuhi Permintaan Bupati Jombang Bangun Stadion Representatif

Jombang, layang.co – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia  DR H Zainuddin Amali, SE., M.Si menyatakan akan memenuhi permintaan Bupati Jombang Hj Mudjidah Wahab atas keinginan dibangunkan stadion yang representatif multi fungsi di Jombang.

“Asalkan sudah ada tanah yang siap, dan tidak dalam sengketa, kami akan bantu membangunkan. Bolehlah, ibu Bupati jika ada wakktu ke Jakarta singgah di Kantor Menpora, untuk berdiskusi tentang itu.  Tentang teknis pekerjaannya, siapa yang mengerjakan PUPR atau dinas lainnya,” demikian Menpora, Sabtu (21/12/2019) di Jombang.

“Melihat kebutuhan dan kondisi di Jombang, kami belum mempunyai stadioan yang representatif. Dengan kedatangan Bapak Menpora ke sini, harapan kami, Jombang diberikan bantuan untuk pembangunannya. Yang kami miliki, tidak memadai, berada di pusat kota, sulit untuk berkembang,” papar Bupati Hj Mudjidah Wahab.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jombang saat memberikan sambutan dihadapan Menpora yang hadir di GOR Serba Guna milik Pondok Tambak Beras, di Kompleks Tambak Beras, Jombang.  Menpora hadir di Jombang atas permintaan KH Hasyib Hasbullah, tokoh Kyai NU di Jombang,  guna menutup Grand Final Kejurda Pencak Silat Pagar Nusa se-Jawa Timur, yang digelar di GOR tersebut tanggal 21-22 Desember 2019.

Menpora Terima Pusaka dari Pendekar Silat disampaikan oleh Pengasuh Yayasan Tambakberas.

“Jika yang minta Kyai, saya tidak kuasa menolaknya. Yang sesungguhnya, saya sudah di bandara siang tadi, untuk tolak ke Jakarta, tapi perasaan saya ndak enak. Syukur alhamdulillah ada orang yang tepat mengganti saya ngisi acara penting di Jakarta,” ungkap Menpora putra asli Madura ini dihadapan hadirin.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pengasuh Yayasan Tambak Beras KH Abdul Munif, KH Hasyib Hasbullah, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Lingga, Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, SIK., SH.,  Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jombang Hadi Siswaji, SH, M.Si, Kapolsek Tembelang,  serta Dan Ramil Tembelang. Kejuaraan diikuti sekitar 200 pendekar  putra-putri berasal dari berbagai daerah Kota/kabupaten di Jawa Timur.  Sebelum dilakukan penutupan oleh Menpora, para atlet melakukan unjuk gelar seni silat di hadapan Menpora.

Dalam sambutannya, Menpora berjanji akan merealisasikan pembangunan Stadion dan GOR untuk Kabupaten Jombang. Hal tersebut mengingat, pelaksanaan acara besar di Jombang, Muktamar NU tahun 2017 lalu di letakkan di alun-alun, itu sangat tidak tepat. Setidaknya di stadion atau GOR. Namun karena Jombang belum mempunyai stadion apa boleh buat. “Saya prihatin, seharusnya ditempatkan di Stadion” kata Menpora.

Semangat Bersama Dukung Dinamika Olahraga di Jombang

Apalagi menggelar kejuaran Pencak Silat, setidaknya di dalam GOR yang representatif,  agar tidak terlalu gerah. Menurut Menpora, atlet pencak silat harus terus dikembangkan menyusul keputusan UNESCO yang menetapkan Olahraga Pencak Silat menjadi budaya non kebendaan milik negara  Indonesia.

“Putusan ini menjadi kebanggan kita, yang mana sebelumnya, Pencak Silat diklaim milik negara Malaysia. Dengan status jelas serupa ini, kita harus terus berlatih, berprestasi. Bahkan, saya diperintahkan Bapak Presiden Jokowi agar Pencak Silat, bisa dipertandingan di level Olympiade. Ini sedang kita perjuangkan tahun 2032 Indonesia siap sebagai tuan rumah Olympiade. Hal ini berlandaskan pada pelaksanaan ASEAN Game tahun 2018 lalu, yang sukses, tidak ada kendala berarti,” jelas Menpora menjawab pertanyaan  awak media.

Sementara itu Bupati Jombang mengatakan sementara ini Pemkab Jombang sedang negosiasi lahan yang bakal digunakan untuk lokasi pembangunan stadion dimaksud. “Optimis, stadion harus terbangun. Tanah sudah kita siapkan, luasnya antara 7-10 hektar di wilayah Kecamatan Diwek,” ujar Bupati Jombang ini.

Para Atlet Melakukan Unjuk Gelar Seni Silat

Menanggapi perkembangan Cabor Pencak Silat di Jombang, Bupati menyerukan agar olahraga ini terus dikembangkan, tanpa ada kekerasan, atau tawuran. Prestasi Pencak Silat di Jombang sudah sangat bagus, apalagi di berbagai event mampu menyabet medali bergengsi, dan mengangkat Kabupaten Jombang.

“Selaku Pemerintah, selalu mendukung kegiatan yang positif. Ayoo..kita dukung dan kita ciptakan Jombang yang nyaman dan damai,” pungkas Bupati. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here