Sebanyak 83 Pesilat Boyong Piala KONI Jombang Setelah Bertarung Selama Tiga Hari di GOR Merdeka

0
421
Ketua Umum KONI Kabupaten Jombang Didampingi Ketua Umum IPSI Jombang Menyerahkan Piala

Sebanyak 83 Pesilat Boyong Piala KONI Jombang Setelah Bertarung Selama Tiga Hari di GOR Merdeka

Jombang, layang.co – Sebanyak 83 Pesilat Muda Usia Pra Remaja hari Kamis (19/12) memboyong Piala KONI Kabupaten Jombang tahun 2019. Para Pesilat Muda itu berasal dari 15 sekolah SMP yang ada di Jombang. Mereka berangkat atas nama sekolah meski mendapat dukungan dari perguruan masing-masing dalam wadah IPSI Jombang.

“Alhamdulillah, respon para perguruan yang memberangkatkan para atletnya sangat bagus. Semoga tahun depan akan lebih baik kualitasnya. Baik jumlah peserta maupun menejemen pertandingannya,” tutur Ketua IPSI Jombang Heru Ariwanto, usai upacara penutupan Kamis siang.

Kejuaraan yang dibuka  H Tito Kadar Isman, S.Psi, S.Pd., M.Si, C.Ht  Ketua Umum KONI Kabupaten pada Selasa (17/12) lalu itu diikuti 209 peserta putra-putri. Mereka merupakan pelajar SMP Negeri dan swasta kelahiran 2005-2007, berdasarkan akte kelahiran dan rekomendasi dari sekolah. Karena titel kejuaran tahun ini Kejuaraan antar Pelajar Usia Pra Remaja.

Ketua Umum IPSI Jombang Heru Ariwanto mengatakan, kepada atlet yang belum berhasil meraih juara tidak boleh berputus asa. Sebab, untuk bisa meraih medali juara harus berlatih tanding terus menerus.  “Juara tidak datang tiba-tiba, melainkan harus ditempuh dengan latihan rutin, berkesinambungan,” ujar Heru yang juga Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate ini.

Imam Suhadi Ketua Umum Harias menyerahkan Piala

Latihan rutin mendengar intruksi pelatih, lanjut Heru merupakan hal penting, jika adik-adik ingin memperbaiki kualitas.  Pengalaman tanding juga menjadi hal penting. Karena teknik, strategi dan kemampuan lawan masing-masing orang berbeda. Ini otomatis akan menjadikan atlet akan lebih berani menghadapi lawan.

IPSI mengapreasiasi positif atas banyaknya atlet yang turut serta dalam kejuaraan ini. Dari 12 perguruan yang ada sebanyak 9 perguruan telah mengirimkan atletnya. Dua perguruan yang belum sempat berpartisipasi yakni Belud Putih dan Sardula Seta Indonesia.  “Semoga tahun depan dalam momentum yang sama dua perguruan itu bisa berperan aktif,” pinta Heru.

Ketua Umum KONI Tito Kadar Isman, menyambut bangga atas terselenggaranya Piala KONI Pencak Silat yang pertama ini. Alhamdulillah kegiatan ini berlangsung dengan baik, tanpa ada protes terhadap pelaksanaan dan tidak ada yang cidera.

“Kalian adalah pelaku olahraga masa depan Jombang.  Teruslah berlatih, bertanding, junjung sportivitas di egala event. Jika bisa menjaga proses itu, niscaya kalian akan menjadi atlet besar dengan prestasi nasional, dan internasional. Seperti halnya yang ditunjukkan Eko Febrianto, yang telah meraih emas di PON dan tanding di Sea Games,” serunya.

Foto Bersama Sukses Raih Medali

Sebanyak 83 piala terdistribusi  pada 18 medali emas, 18 medali perak, dan juara tiga bersama yakni 54 medali perunggu. Selain kelas tanding, Panitia juga menggelar kelas seni, kategori tunggal maupun beregu.

Untuk kelas seni tungal putra Juara 1 Abdilah Davi Furkhon (SMP Budi Utomo), Juara 2 Nanda Faqih Al Bazi (SMPN 1 Wonosalam), Juara 3 Andhika Reza Alinsky (SMPN 1 Mojowarno). Juara 1 seni tunggal putri, yakni Della bunga Cantikasari (SMPN 1 Ploso) Juara 2 Tsania Nur Syarifani (SMPN 1 Perak), Juara 3 Andini Zulaikho (SMPN 1 Bareng).

Sedangkan untuk kelas seni beregu putra Juara 1 diraih SMPN 1 Megaluh, Juara 2 SMPN 1 Perak, Juara 3 SMP Budi Utomo Perak. Kelas seni putri Juara 1 SMPN 2 Jombang, Juara 2 SMPN 5 Jombang dan Juara 3 SMPN 1 Jombang.

Untuk kelas laga juara Umum di raih SMPN 1 Diwek dengan 3 emas, 2 perak, 3 perunggu, diikuti Juara 2 SMPN Peterongan 2 emas, 2 perak, 3 perunggu, Juara III diraih SMPN Jogoroto 1 emas, 2 perak, 4 perunggu.

Medali selebihnya tersebar merata pada 13 SMP lainnya. Penyebaran ini menandkan pembinaan pencak sikat juga tersebar, dan merata di seluruh wilayah kecamatan. Perkembangan, belum merata terjadi pada sekolah pinggiran, seperti wilayah Kesamben, Sumobito, Plandaan. Lainnya sudah berkembang, ungkap Ketua IPSI Jombang. (dan)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here