BPBD Masih Menghitung Kerugian Warga Akibat Angin Kencang yang Melanda Jombang, Kamis Kemarin

0
251
Pohon Tumbang Akibat Diterpa Angin Kencang

BPBD Masih Menghitung Kerugian Warga Akibat Angin Kencang yang Melanda Jombang, Kamis Kemarin.

Jombang, layang.co – Kepala Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupate Jombang, saat ini masih menghitung berapa besar kerugian warga akibat kerusakan rumah tinggal yang di terpa angin kencang bersamaan hujan lebat di beberapa desa di Jombang yang terjadi hari Kamis sore.

Hitungan kerugian itu karena hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur kembali memporak porandakan puluhan rumah dan bangunan sekolah. Akibat kejadian itu, menimbulkan kerugian materiil.

“Atap genteng rumah warga  beterbangan disapu angin. Beruntung dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, petugas  badan penanggulangan bencana daerah saat ini masih melakukan pendataan  serta menghitung kerugian warga,” ungkap Abdul Wahab, Kepala BPBD Jombang.

Atap Parkir Kendaraan Roboh

Salah satu bangunan sekolah yang ambruk ini adalah bangunan parkir SDN Gondek, Kecamatan Mojowarno, Jombang Jawa Timur. Angin kencang yang datang saat hujan lebat  Kamis sore membuat bangunan penyangga putus.  Akibatnya atab bangunan ambruk rata dengan tanah.

Selain itu, puluhan rumah warga di Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jmbang juga ikut berdampak. Teras bangunan ini ambruk usai diterjang angin. Beruntung saat kejadian tidak ada korban.

Teras Rumah Warga Ambruk

Pemilik rumah langsung membersihkan sisa reruntuhan bangunan. Angin juga membuat puluhan pohon besar tumbang. Di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek sebuah pohon besar menimpa rumah warga. Sejumlah relawan masih menunggu alat berat untuk proses evakuasi.

Warga menceritakan hujan lebat terjadi cukup lama. Ditengah guyuran hujan angin kencang berputar menyapu seluruh benda yang ada di dekatnya. Termasuk bangunan milik SDN dan sejumlah rumah warga.

Supardi, seorang warga Bulurejo mengatakan, anginnya kuencang sekali dan hujannya lama mulai angin hujan lebat terus angin,  bangunan ini tempat sepeda parkir sekolah, tnjuk dia.

Suharsono, warga lainnya menjelaskan, hujan angin..hujan es, angin muter langsung berputar putar…pintu atap genteng terbang.

Beruntung dalam insiden ini tidak ada warga yang menjadi korban jiwa. Warga yang bisa memperbaiki rumahnya langsung di benahi secara gotong rotong. Sedang petugas dan relawan saat ini masih membantu membersihkan rumah yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah masih mengitung kerugian akibat musibah yang melanda sejumlah Desa di Kecamatan Diwek, Kecamatan Mojowarno dan Kecamatan Bareng,” papar Abdul Wahab, Jumat (13/12). (ab/dan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here