Bupati Jombang Apresiasi Pemberian Peralatan Olahraga dan Komitmen Atlet-Pelatih Bebas Dari Narkoba

0
302
Atlet-Pelatih Foto Bersama Bupati-Wakil Bupati saat Penyeralatan Olahraga bagi Cabor Bereprestasi

Bupati Jombang Apreasi Pemberian Peralatan Olahraga dan Komitmen Atlet-Pelatih Bebas Dari Narkoba

Jombang, layang.co – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengapresiasi positif atas pemberian peralatan olahraga bagi cabang olahraga prestasi. Diharapkan, dengan peralatan itu Cabor bisa lebih menunjukkan kemampuan berprestasi. Selain itu, Bupati juga menyambut baik, penuh semangat dilakukan deklarasi atlet-pelatih di bawah koordinasi KONI Kabupaten Jombang, atas komitmennya untuk bebas dari narkoba.

Bantuan peralatan ini sebagai sarana untuk mewujudkan Jombang berkarakter dan berdaya saing. Pada bidang olahraga, mampu berprestasi di ajang Porprov, membawa nama baik Jombang, yang selanjutnya  membela nama Jawa Timur, selebihnya meningkatkan prestasi Jawa Timur di ajang PON, dan ke level internasional, papar Bupati di hadapan para pegiat, pelatih, atlet, pengurus KONI, sejumlah Kepala Dinas OPD bertempat di Aula BLK (Balai Latihan Kerja) Depnaker  Wilayah Jawa Timur di Jombang, Jl. Anggrek 4, Candimulyo, Jombang, Kamis (28/11).

Bupati-Wakil Bupati Memberikan Ucapan Selamat Kepada Cabor Penerima Bantuan Peralatan Olahraga

“Pemerintah Kabupaten Jombang menyambut baik dan berikan apresiasi kegiatan ini, karena selain memberikan bantuan alat olahraga, juga ada deklarasi atlit dan pelatih bebas narkoba, yang langsung disaksikan perwakilan dari Polres Jombang yakni Kasat Resnarkoba dan GAN (Gerakan Anti Narkoba) Kabupaten Jombang. Pemerintah Kabupaten Jombang berharap, para atlet dan pelatih  di Kabupaten Jombang semuanya bebas dari Narkoba dan mewujudkan Kabupaten Jombang yang berkarakter dan berdaya saing dalam bidang olahraga,” tutur Bupati.

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Jombang Sumrambah, Ketua KONI Jombang Tito Kadar Isman, Polres Jombang yang diwakili oleh Kasat Resnarkoba, AKP. Moch. Mukid, Perwakilan Kodim 0814 Jombang, Satrad 222 Ploso, Kepala OPD, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus Purnomo, SH, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Jombang juga mengucapkan selamat kepada para atlat yang telah bertanding dan mendapatkan medali pada PORPROV di Tuban kemarin, yang nantinya akan mewakili Jawa Timur di ajang PON 2020 di Papua.

Sementara itu, Tito Kadar Isman Ketua KONI Jombang mengatakan, Kegiatan penyerahan bantuan sarana cabang olahraga prestasi PORPROV tahun 2019 dan Deklarasi Atlet-Pelatih Anti Narkoba ini bertujuan memotivasi, dan memberikan pelayanan maksimal pada cabor sehingga semakin meningkatkan prestasinya untuk waktu ke depan.

Deklarasi Atlet-Pelatih Tolak Penyalahgunaan Narkoba, Prestasi Yes! Narkoba No!!!

Terkait deklarasi anti narkoba, Tito berharap, bahwa dengan ini tidak hanya aparat penegak hukum saja yang melakukan pemberantasan narkoba, melainkan masyarakat yang berkerjasama dengan GAN Kabupaten Jombang turut melawan peredaran narkoba.  “Deklarasi ini merupakan action pemuda bebas narkoba. Prestasi Yes ! Narkoba No!!!,” ujarnya.

Sebanyak 11 Cabor yang mendapat bantuan peralatan olahraga guna mendukung kinerja peningkatan prestasi cabor. Diantaranya, Cabor Atletik, Billyard, Bulu Tangkis, Perbakin, Muaythai, Tarung Derajat, Sepatu Roda, Senam, Petanque, Paralayang, Wushu. Cabor-cabor ini merupakan Cabor peraih medali di ajang Porprov VI tahun 2019 lalu.

Tito menjelaskan, belanja bantuan peralatan tersebut bersumber dari dana hibah P-APBD tahun 2019 Pemkab Jombang yang diperoleh KONI Kabupaten Jombang sebesar 1,5 Milyar. Dengan peruntukkan Rp 500 juta untuk PSID melalui Askab PSSI Jombang, Rp 620 juta untuk bonus prestasi  atlet-pelatih Porprov, dan sisanya  untuk peralatan olahraga.

Ketua KONI Jombang berharap, setelah adanya penyerahan bantuan peralatan ini cabor lebih semangat  mencapai  prestasi. Tito juga menyampaikan sekarena dari Jombang ada beberapa yang lolos masuk PON teanyak lima cabor dari Jombang memberikan kontribusi di ajang PON, namun hanya tiga yang berangkat ke Papua. Yakni, Pencak Silat, Karate, dan Paralayang. Dua cabor yang dicoret karena venue tidak siap adalah cabor Sepat Takraw dan Soft Ball, pungkas Tito. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here