Panglima TNI Kunjungan ke Ponpes Tebuireng Jombang

- Penulis

Kamis, 20 Juni 2019 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption foto : Pengasuh pondok ketika sambutan

memoexpos.co – Rombongan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P Silaturahim dengan Alim Ulama Jawa Timur. di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang dengan keamanan jalan oleh Polisi lalulintas polres Jombang dan polisi militer.

Panglima TNI ditemui oleh pengasuh Pondok  Pesantren Tebuireng Jombang yakni KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah), dikediamnnya

Silaturahim dilanjutkan menuju Lantai III Gedung HK.Yusuf Hasyim yang dihadiri oleh Pimpinan Ponpes dan perwakilan pengasuh Pondok Pesantren se- Jatim. Perwakilan Toga dan Tomas, Para Ulama se Jatim. Wakil bupati Jombang Sumrambah, Jombang. Letkol Arm Beni Sutrisno Dandim 0814/Jombang.  Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto SIK SH MH. Dandim 0814 Jombang Letkol Arm Beni Sutrisno. Danramil, Kapolsek. dan Kepala Desa Cukir.Kamis (19/6/2019)

Dalam Silaturrahimnya tersebut, Pengasuh pondok Tebuireng Jombang KH Salahudin Wahid menyampaikan Makna Halal Bi Halal karena masih dalam suasana lebaran. 

“Istilah halal bi halal muncul ketika terjadi dialog konstruktif anatara Presiden Soekarno yang pada masa itu para elit tidam mau bersatu saling bertengkar dan saling menyalahkan karena situasi politik di Indonesia kala itu.Ucapnya

Waktu itu  lanjut Gus Sholah, Kiai Wahab mengusulkan agar Bung Karno mengadakan acara silaturahmi antar elit politik, saran KH Wahab Hasbullah kemudian di amini oleh Bung Karno, sehingga pada Hari Raya Idul fitri saat itu Bung Karno mengundang semua tokoh elit politik untuk datang ke istana menghadiri silaturahmi bertajuk Halal Bi Halal.jelasnya

Selain itu Gus Solah panggilan akrab pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng menyampaikan dalam menuju kemerdekaan Negara Indonesia tidak lepas dari peran perjuangan tokoh tokoh Islam. selain itu Nahdatul ulama menyetujui Pancasila sebagai dasar negara Indonesia demi persatuan dan kesatuhan Negara Indonesia. 

Sementara itu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP  menyampaikan,  data fakta di lapangan pada tanggal 21.22 mei 2019. Jauh sebelum peristiwa tanggal 22 mei, data tersebut dari Intelijen yang mengatakan bahwa  banyak informasi diterima akan ada kerusuhan di Jakarta.

Baca Juga:  Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pemkab Jombang Terus Melakukan Pemeliharaan Jaringan Irigasi

“Panglima TNI, Kapolri, Menko Polhukam, Menkumham. dan menkominfo berfikir kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. dan menjaga bangsa Indonesia tetap utuh bersatu dalam mempertahankan negara Indonesia”. ujarnya

Menurut Panglima, Kantor KPU. Bawaslu. Istana. MPR/DPR dilakukan penjagaan oleh TNI/POLRI guna rasa aman. karena terjadinya kerusuhan 22 mei. 

Akibat kerusuhan tersebut ditemukan sebanyak 854 korban warga sipil. 108 diantaranya luka ringan. 559 luka ringan. 178 non trauma. 9 meninggal dunia.dan 234 personil polri. 29 rawat inap. 25 luka berat. 4 luka ringan. 205 rawat jalan. 

Secara garis besar dari TNI/Polri mampu mengatasi kerusuhan. Terdeteksi jenis masa berbeda dan teroganisir. dan dari kerusuhan itu bisa selesai tanggal 23 mei. 

Untuk mengetahui kebenaran kerusuhan yang terjadi, pihak kepolisian mencari dan oleh TKP pelaku kerusuhan yang mengakibatkan meninggal dunia dan  Tuntut proses pelaku kesuruhan. jelasnya

Sebelumnya panglima TNI dan Gus sholah telah bertemu di jakarta untuk membahas kejadian 21 dan 22 mei 2019, sedangkan hari ini kunjungannya ke pondok tebuireng yaitu dalam rangka silaturahmi dengan para alim ulama Jawa Timur, panglima TNI membahas tentang kesiapan TNI Polri dalam mengamankan peristiwa 21 dan 22 Mei yang telah terjadi, dengan beberapa Fakta dan Data selama kejadian 22 Mei 2019, dalam kejadian tersebut tidak hanya terdapat masa aksi saja tetapi ada juga yang bertindak sebagai masa perusuh. 

Silaturrahim Panglima ke Ponpes Tebuireng adalah memontum hari raya Idul Fitri dan melakukan halal bihalal guna mempererat Negara dan Bangsa.  :semoga bangsa Indonesia menjadi Negara Gemahripah lohjinawi. Toto tentrem toto raharjo. pungkasnya. (bay/syaif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan
Pemkab Launching ADD dan PDRD 2026, Bupati Jombang Tekankan Kemandirian Ekonomi Desa
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Pendapat Akhir, Setujui Raperda Desa Sadar Hukum Menjadi Perda
Bupati Warsubi Buka Musrenbang 5 Kecamatan di Peterongan untuk Menyelaraskan Usulan Desa dengan Prioritas Nasional
Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026 di Sentul, Siap Kawal Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 2045
Pemkab Jombang Bakal Hibah Rp 1 Miliar untuk Peroleh 100 Ribu Keping Blangko KTP-el
Ini Upaya, Menghidupkan Kembali Tirta Wisata: Bupati Warsubi Launching “Eling Gahana” dan Jombang Creative Hub
Blangko Terbatas, Cetak KTP-el di Jombang Dibatasi 300 Keping per Hari

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:34 WIB

Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:54 WIB

DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Pendapat Akhir, Setujui Raperda Desa Sadar Hukum Menjadi Perda

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:09 WIB

Bupati Warsubi Buka Musrenbang 5 Kecamatan di Peterongan untuk Menyelaraskan Usulan Desa dengan Prioritas Nasional

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:43 WIB

Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026 di Sentul, Siap Kawal Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:58 WIB

Pemkab Jombang Bakal Hibah Rp 1 Miliar untuk Peroleh 100 Ribu Keping Blangko KTP-el

Berita Terbaru