Seluruh Karyawan PG Djombang Baru Bersama Petani Berkomitmen dan Optimis Mencapai Target Giling 2019.

0
439

Caption foto : GM bersama segenap pimpinan dan ketua APTR saat serahkan pohon tebu tanda dimulainya giling

memoexpos.co – Bupati mengajak semua pihak yang terkait dengan produktifitas gula untuk mengembangkan sikap yang lebih terbuka dan lebih memiliki komitmen kuat, sehingga sektor pertebuan dan pergulaan dapat terus eksis dalam mendukung perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahtetaan masyarakat. 

Hal ini disampaikan oleh Jufri asisten 2. Perekonomian dan pembangunan pemerintah Kabupaten Jombang saat membacakan sambuoat Bupati Jombang dalam rangka Selamatan Giling PG. Djombang Baru Dengan Semangat Sinergi, Integritas dan Profosional Seluruh Karyawan PG Djombang Baru Bersama Petani Berkomitmen dan Optimis Mencapai Target Giling 2019. Jumat (26/4/2019)

Lanjut Jufri, ^Merupakan tantangan bersama untuk mewujudkan. mempertahankan dan meningkatkan pergulaan Indonesia agar tidak kalah bersaing dengan gula impor. Kedepan pemerintah berharap meninjau kembali permasalahan gula impor dan merevisi lagi regulasi tentang pergulaan yang berpihak pada nasional. bukan pada gula impor.

“Berharap pola kemitraan yang telah terjalin selama ini. agar terus ditingkatkan, masyarakat yang memiliki lahan tidur dan belukar dapat dimanfaatkan menjadi plasma. perusahaan dapat membantu biaya awal kebun yang meliputi pembukaan tanah, penanaman, penyulaman, pemupukan, biaya tebang dan upah angkut”. ujarnya

Menurutnya, Pola kemitraan hendaknya menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga masyarakat mencintai pabrik gula, rasa memiliki dan saling menjaga satu sama lain. sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. diamsisi lain perusahaan berkewajiban menyisihkan sebagaian untung untuk kepedulian masyarakat dalam bentuk dana CSR. sebagai bentuk tanggungjawab soaial kepada masyarakat disekitar perusahaan. 

Pada musim giling tahun 2019 agar semua mengharapkan tebu petani akan menghasilkan rendemen yang lebih tinggi dan produksi yang lebih baik serta kemudahan pelayanan bagi petani. karena Berkurangnya luas area tebu petani disebabkan antara lain turunnya animo petani untuk bertanam tebu dan beralih ke komoditi yang lain, alih fungsi lahan menjadi perumahan/kavling. Harga gula petani kurang menguntungkan. 

Selain itu, adanya lahan tebu yang ditanam secara terus menerus, sehingga menyebabkan berkurangnya unsur hara dalam tanah. rendemen yang selalu menjadi masalah klasik oleh karena itu perlu mendapat perhatian melalui penanganan dari aspek on farm maupun off farnnya.

Senada dengan General Manager Pabrik Gula Djombang Baru Edwin Risananto ST,. ia menyampaikan, Tantangan di industri gula ini semakin lama semakin ketat tidak bisa lagi menjalankan bisnis seperti biasanya. Semangat kerja  mari ditunjukan kepada karyawan di 2019. Wujudkan dengan semangat sinergi profesional bersama dengan petani kita berkomitmen. jelasnya

Sasaran giling 2019 dengan jumlah tebu minimal 2,5 juta kuintal hal ini yakin bisa diwujudkan oleh teman-teman di pabrik. Tebu sudah di persiapkan oleh petani di Jombang mari tunjukan kepada para petani dengan kinerja yang membaik, efisiensi yang terbaik, tidak boleh seperti  tahun lalu jika tidak ingin tersingkir oleh persaingan. ungkapnya

“Saya yakin dengan usaha dan kerja keras yang kita lakukan akan terpenuhi atau terwujudnya target produksi gula di Pabrik Gula Djombang Baru pada tahun 2019”,pungkasnya (bay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here