Jombang Cantik Tanpa Sampah Plastik

0
284

Caption foto : Bupati bersama wakil bupati dan sekda juga kadis LH dan kader saat selesai acara

memoexpos.co – Pemerintah Kabupaten Jombang memperingati HPSN (Hari Peduli Sampah Nasional) dengan tema “Jombang cantik tanpa sampah plastik”. Dibuka oleh  Bupati didampingi Wakil Bupati Jombang.

Hadir juga dalam kesempatan ini diantaranya Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Jombang, Jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan kader. Bertempat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kabuoaten Jombang. Rabu (27/2/2019)

Setiap kabupaten kota di Indonesia memiliki program untuk mengurangi sampah, terutama sampah plastik. HPSN dengan tema “kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai”, jelasnya Hj.Mundjidah Wahab Bupati Jombang saat sambutan

Sampah  juga dapat membawa berkah, sampah juga dapat membawa petaka, apalagi sampah plastik. penanganan sampah tidak bisa hanya daerah saja tetapi harus kerjasama. Tiap kabupaten kota akan mendapat penilaian sendiri terhadap penanganan sampah termasuk dalam penilaian adipura salah satu syaratnya adalah pengurangan sampah, katanya. 

Untuk itu, Pembuangan sampah yang dilakukan masyarakat ke sungai akan bermuara ke laut yang nantinya dimakan oleh ikan, dan selanjutnya ikan tersebut dimakan oleh manusia, sehingga ikan termasuk menjadi terkontaminasi akibat dari pembuangan sampah tersebut, padahal ikan memiliki banyak gizi, namun jika lautnya sudah terkontaminasi oleh sampah ini justru mengakibatkan penyakit.ungkapnya

Selain itu, Saat ini juga banyak dari binatang ternak yang makan sampah. Untuk itu pemerintah kabupaten Jombang melakukan gerakan untuk peduli sampah secara nasional dan sesuai dengan intruksi dari presiden.

Menurutnya, Peduli sampah tidak hanya dilingkungan rumah tangga tetapi sampao ke pondok pesantren, lingkungan sekolah, madrasah dan kantor-kantor semuanya, nanti sudah harus ada pemilahan untuk sampah, sehingga sampah akan berkurang. Jika dilihat dari sampah individu itu sedikit tetapi jika dijumlahkan satu kabupaten itu memang banyak. 

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Jombang yakni Yudhi Andrianto menyampaikan HPSN diperingati sebagai momentum untuk mengingat peristiwa longsor di Leuwigajah kecamatan Cimahi 14 tahun silam, yaitu tepatnya pada tanggal 21 Februari 2005, yang waktu itu menelan korban jiwa sebanyak 39 orang. jelasnya

HPSN dilaksanakan agar menjadi tonggak dipemerintah dan semua pihak untuk lebih peduli dalam melakukan pengelolahan sampah. Pada tahun 2019 kementrian lingkungan hidup dan kehutanan menetapkan tema HPSN “kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai”. di Kabupaten Jombang sendiri secara spesifik HPSN mengambil tema “Jombang cantik tanpa sampah plastik” , penentapan tema HPSN tersebut tidak lepas dari fakta bahwa ketergantungan terhadap plastik semakin meningkat seiring dengan kehidupan yang semakin modern. 

Dari Data KLHK menyebut hingga tahun 2019 dihasilkan sampah plastik sebesar 9,52 juta ton dan sebagian diantaranya adalah sampah kantong plastik yang berasal dari kegiatan retail atau swalayan. lebih dari 1 juta kantong plastik digunakan setiap menitnya dan 50% dari kantong tersebut dipakai sekali dan langsung dibuang.

Melihat produksi sampah plastik yang cukup besar, maka tidak mengherankan bila Indonesia menduduki peringkat ke-2 setelah negara china terkait sampah plastik. Pola kebiasaan masyarakat yang masih suka membuang sampah sembarangan ke sungai sangat membawa sampah plastik sampai ke laut, memperhatikan kondisi tersebut, maka dalam peringatan HPSN 2019 ini guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak didalam menggunakan plastik.

Selain menyelenggarakan lomba-lomba dengan tema memanfaatkan sampah plastik, juga dicanangkan gerakan pengurangan kantong plastik  sekali pakai, diganti dengan tas ramah linkungan. Guna mewujudkan Jombang cantik tanpa sampah plastik akan dilaksanakan langkah yang lebih kongkret dengan melarang penggunaan kantong plastik khususnya pada retail atau swalayan yang didukung dengan regulasi yang ditetapkan selanjutnya. 

Tujuan dari HPSN 2019 adalah sebagai momentum bagi pemerintah dan semua pihak untuk lebih peduli didalam melakukan pengelolaan sampah. Meningkatkan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pengelolaan sampah. Meningkatkan kesadaran masyarakat sejak dini untuk bijak dalam menggunakan sampah plastik dan ikut aktif mengurangi konsumsi plastik. Mewujukan Jombang cantik tanpa sampah plastik melalui gerakan pengurangan kantong plastik sekali pakai.bpungkasnya (bay)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here